GP Ansor Soroti KBM di Kabupaten Tasikmalaya Pasca Pandemi Covid-19

Rabu, 27 Mei 2020 15:20 D. Farhan Kamil Daerah

GP Ansor Soroti KBM di Kabupaten Tasikmalaya Pasca Pandemi Covid-19

 

Koropak.co.id - Menjelang berakhirnya masa belajar di rumah yakni pada tanggal 1 Juni 2020 sesuai Surat Edaran Bupati Tasikmalaya nomor 400/0173 Disdikbud/2020, Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Tasikmalaya, meminta Bupati segera mengadakan evaluasi dengan melibatkan semua stakeholder, sebelum dilaksanakan kembali kegiatan belajar mengajar di sekolah atau di lembaga-lembaga pendidikan lainnya secara normal.

Ketua GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya, Asep Muslim mengatakan, awal bulan Juni juga bertepatan dengan berakhirnya masa libur Ramadan di hampir seluruh pondok pesantren, artinya ribuan santri dari dalam dan luar Kabupaten Tasikmalaya akan kembali ke pesantren untuk menuntut ilmu.

"Kami mendorong bupati segera membuat batasan/protokol kesehatan yang harus diberlakukan di sekolah-sekolah atau pesantren. Hal ini agar pesantren di Kabupaten Tasikmalaya tetap berada pada zona sehat, terbebas dari ancaman pandemi Covid-19," kata Asep, Rabu (27/5/2020).

Ia juga meminta pemerintah daerah untuk mengkaji berbagai aspek yang berkaitan dengan akan dimulainya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di tengah-tengah wabah Covid-19, sebelum kebijakan baru tentang pendidikan, digulirkan.

 

Baca : Jadwal Belajar di Rumah Diperpanjang Hingga 1 Juni 2020 

 

Menurut dia, kebijakan pemerintah ke depan dalam upaya memutus mata rantai Covid-19, harus mampu mengantisipasi berbagai kemungkinan terburuk apabila aktivitas anak-anak didik kembali di lakukan di ruang-ruang kelas atau kobong.

"Kita semua sepakat, bahwa pendidikan harus tetap berjalan dengan adanya KBM, karena hal ini menyangkut masa depan generasi bangsa. Namun bagaimama KBM ini tidak menjadi jembatan bertebarannya kembali virus corona yang telah berdampak cukup kentara pada aspek kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Kabupaten Tasikmalaya," ucapnya.

Ia juga mendorong pemerintah mengeluarkan kebijakan terbaru yang mengatur permasalahan tersebut secara apik dan komprehensif.*

 

Baca : Semua Pasien Positif Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya Adalah Impor

 

 


Berita Terkait