Hore..! Tahapan Pilkada 2020 Dilanjutkan, KPU Minta Anggaran Ditambah

Jum'at, 29 Mei 2020 07:07 D. Farhan Kamil Pilkada

Hore..! Tahapan Pilkada 2020 Dilanjutkan, KPU Minta Anggaran Ditambah

 

Koropak.co.id - Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya, Zamzam Zamaludin SP mengatakan, berdasarkan hasil rapat dengar pendapat antara KPU RI, DPR RI bersama pemerintah pusat, bahwa tahapan Pilkada serentak dilanjutkan kembali tanggal 15 Juni 2020. Setelah sempat ditunda gara-gara pandemi Covid-19.

"Ada tiga poin hasil keputusan dalam rapat dengar pendapat tersebut, pertama menyetujui bahwa KPU akan kembali menggelar tahapan pilkada mulai tanggal 15 Juni, kedua tahapan dilaksanakan dengan protokol kesehatan dan terakhir ada ajuan penambahan anggaran pilkada," kata Zamzam, Kamis (28/5/2020).

Menurutnya, tahapan Pilkada dilanjutkan dengan catatan KPU RI mendapatkan surat rekomendasi dari Tim Gugus Tugas Covid-19 Nasional dengan berdasar acuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang setuju dengan Perppu Nomor 2 tahun 2020.

Adapun tahapan pilkada yang dilaksanakan pada 15 Juni nanti, tambah Zamzam, pertama rekrutmen Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), kemudian pencocokan dan penelitian (coklit) pemutakhiran data pemilih di lapangan dan verifikasi faktual calon perseorangan.

 

Hore..! Tahapan Pilkada 2020 Dilanjutkan, KPU Minta Anggaran Ditambah

 

Komisioner KPU Kabupaten Tasikmalaya Divisi Teknis dan Penyelenggaraan, Jajang Jamaludin S.Ag menegaskan, dalam rapat dengar pendapat di pusat, muncul ajuan penambahan anggaran tambahan pilkada serentak di tengah dampak Covid-19.

Ajuan tersebut tentunya, dengan pertimbangan bahwa pelaksanaan tahapan Pilkada harus mengikuti protokol kesehatan di tengah wabah Covid-19. Seperti pengadaan Alat Pelindung Diri (APD), masker, disinfektan dan handsanitizer serta alat kesehatan lainnya untuk menunjang kinerja KPU di lapangan.

"Hal itu tentu saja butuh anggaran tambahan. Tambahan Anggaran setelah dihitung kasar berkisar Rp 9,8 miliar, salah satunya adalah untuk belanja peralatan Covid-19 yang bisa dicuci ulang alias bukan sekali pakai," kata Jajang.

Menurutnya, anggaran pelaksanaan Pilkada dari dana hibah pemerintah daerah, sebesar Rp 57,5 miliar. Dengan adanya penambahan Rp 9,8 miliar maka total biaya pelaksanaan Pilkada serentak Kabupaten Tasikmalaya ini adalah Rp 67,3 miliar.

"Mudah-mudahan pemerintah daerah mengakomodir kebutuhan anggaran tambahan tersebut. Meskipun ada opsi baru bahwa rencana penambahan anggaran tambahan pelaksanaan tahapan Pilkada serentak 2020 di Indonesia, ditanggung oleh Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN)," ujarnya.*

 

Baca : Pasca Penundaan Akibat Covid-19, Pilkada Kabupaten Tasikmalaya Mulai Digeber