TGP2 Covid-19 Akui Ada Kekeliruan Update Data Covid-19 Kota Tasikmalaya

Jum'at, 29 Mei 2020 10:05 Dede Hadiyana Daerah

TGP2 Covid-19 Akui Ada Kekeliruan Update Data Covid-19 Kota Tasikmalaya

 

Koropak.co.id - Melonjaknya kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Tasikmalaya per tanggal 27 Mei 2020 hingga mencapai angka 50 kasus, merupakan kesalahan teknis yang terjadi pada update data penyebaran Covid-19.

Hal tersebut ditegaskan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya dr Uus Supangat saat dijumpai Koropak selepas rapat evaluasi Pembatasan Sosial berskala Besar (PSBB) Kota Tasikmalaya di Balekota Tasikmalaya, Kamis (28/5/2020).

"Terjadi kesalahan dalam memasukkaan data atau entry data. Harusnya tiga orang itu masuk ke dalam Pasien Dalam Pemantauan (PDP), kenyataannya malah masuk ke PCR Positif. Dan setelah di revisi, data RDT-nya malah hilang semua," kata Uus.

Atas kesalahan teknis tersebut, pihaknya menyampaikan permohonan maaf. Ia juga memastikan koreksi di Media Informasi dan Koordinasi Penanggulangan Korona Kota Tasikmalaya (Mikotas) datanya sudah berubah.

"Mohon dimaklum, karena untuk pelaporan pagi, tutup input data pada pukul 00.00 WIB yang kemudian di susun dan diserahkan ke Mikotas menjelang subuh," ujarnya.

 

TGP2 Covid-19 Akui Ada Kekeliruan Update Data Covid-19 Kota Tasikmalaya

 

Baca : H-2 PSBB Berakhir, Kasus Positif Covid-19 Di Kota Tasikmalaya Bertambah

 

Sementara itu, Walikota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman membenarkan adanya kesalahan teknis dan pihaknya sudah mengoreksi bahwa tidak ada kasus penambahan positif Covid-19. Artinya tetap berada di angka 47 kasus.

"Angka 47 kasus ini pun sebenarnya sudah kita anggap landai jika dlihat dari angka kasus sebelumnya, yakni 43 kasus selama pemberlakuan PSBB tahap kedua. Perlu diketahui, bahwa penambahan 4 orang terkonfirmasi positif Covid-19 ini merupakan hasil Rapid Test (RDT). Sementara, berdasarkan PCR hingga saat ini tidak ada penambahan sama sekali," katanya.*

 

Baca : Imbas Covid-19, Launching Mall Pelayanan Publik Kota Tasikmalaya Tertunda