Raperda Pengembangan Usaha Mikro Sebagai Wujud Komitmen Bantu Pelaku Usaha

Jum'at, 29 Mei 2020 16:51 Eris Kuswara Parlemen

Raperda Pengembangan Usaha Mikro Sebagai Wujud Komitmen Bantu Pelaku Usaha

 

Koropak.co.id - Wujud keseriusan DPRD Kota Tasikmalaya dalam membantu para pelaku usaha mikro di Kota Tasikmalaya, Panitia Khusus (Pansus) pembahas Raperda Pengembangan Usaha Mikro DPRD Kota Tasikmalaya, menggelar rapat pembahasan bersama dinas terkait, mengenai pembentukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pengembangan Usaha Mikro yang dilaksanakan di Ruang Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kota Tasikmalaya, Kamis (28/5/2020).

Ketua Pansus Pembahas Raperda Pengembangan Usaha Mikro DPRD Kota Tasikmalaya, Ir Tjahja Wandawa mengatakan, Rapat Pansus Pemberdayaan Usaha Mikro sudah selesai dengan hasil memuaskan. Hal ini merupakan wujud semangat dan kerja keras yang sungguh sangat luar biasa dari semua pimpinan dan anggota Pansus serta OPD terkait, khususnya Bagian Hukum, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas KUMKM Perindag dan Disparbudpora.

"Ini merupakan Raperda inisiatif DPRD sebagai respons dari usulan para pelaku usaha mikro. Tentunya ini menjadi harapan baru bagi para pelaku usaha mikro, dimana usaha mereka akan lebih diberdayakan, dikembangkan dan tentunya dilindungi," kata Tjahja.

Ditambahkan, dengan adanya Raperda ini diharapkan pelaku usaha mikro bisa benar-benar maju dan membawa perekonomian Kota Tasikmalaya ke arah yang lebih baik. Dengan jumlah yang cukup besar yakni sekitar 4.000 pelaku usaha mikro, optimis bisa lebih mempercepat roda perekonomian di Kota Tasikmalaya.

"Kami akan melaksanakan public hearing pada 4 Juni 2020 nanti. Setelah itu finalisasi serta sosialisasi terhadap fraksi-fraksi dan konsultasi ke provinsi. Kami berharap paling lambat akhir Juni atau awal Juli 2020, raperda ini sudah bisa diparipurnakan," ucapnya.

 

Koropak.co.id - Raperda Pengembangan Usaha Mikro Sebagai Wujud Komitmen Bantu Pelaku Usaha

 


Baca : Pemkot Tasikmalaya Harusnya Perkuat Regulasi Perizinan

 

Sementara itu, Sekretaris Pansus Pembahas Raperda Pengembangan Usaha Mikro DPRD Kota Tasikmalaya, Andi Warsandi SE menuturkan, Raperda tersebut merupakan kesimpulan akhir dari Komisi II DPRD dan menjadi komitmen dewan yang terefleksikan dalam Perda Inisiatif Pengembangan Usaha Mikro di Kota Tasikmalaya.

"Kami berharap dengan adanya regulasi yang Insyaallah sebentar lagi akan dibawa ke Paripurna, bisa menjadi landasan atau pedoman bagi Pemerintah Kota Tasikmalaya, dalam memacu dan meningkatkan kualitas keberadaan usaha mikro yang ada di Kota Tasikmalaya," tutur Andi.

Dikatakan Andi, dengan adanya regulasi tersebut, diharapkan pula usaha mikro yang ada di Kota Tasikmalaya tidak hanya bertambah, akan tetapi, secara kualitas bisa lebih baik dengan dorongan kebijakan dari Pemerintah Kota dan DPRD.

"Kami berharap ekonomi di Kota Tasikmalaya bisa lebih berkembang dengan sektor yang diunggulkan usaha mikro. Jika usaha mikro didorong, kami berharap kedepannya tidak hanya berhenti disana saja tetapi bisa naik kelas menjadi usaha kecil yang kuat, mandiri dan berdaya saing," ujarnya.*

 

Baca : Sistem Perizinan Yang Sering Berubah Jadi Kendala Pelayanan Perizinan