Pemkot Tasikmalaya Mulai Sosialisasikan Panduan Adaptasi Kebiasaan Baru

Minggu, 31 Mei 2020 21:11 Eris Kuswara Daerah

Pemkot Tasikmalaya Mulai Sosialisasikan Panduan Adaptasi Kebiasaan Baru

 

Koropak.co.id - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya melakukan pemantauan kesiapan dan sosialisasi kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap ke-3 dengan skema New Normal ke berbagai pusat keramaian dan sarana ibadah, Minggu (31/5/2020).

Dalam pemantauan tersebut, tim yang dipimpin Ketua sekaligus Walikota Tasikmalaya, Drs H Budi Budiman mengunjungi Pasar Cikurubuk, Masjid Agung Tasikmalaya, Gereja Gunung Pereng depan Matahari, Mall Mega M dan Mayasari Plaza,

Ketua Tim Gugus Tugas, Drs H Budi Budiman mengatakan, Pemerintah Kota Tasikmalaya telah melakukan dua kali PSBB. Berdasarkan evaluasi pihak Provinsi Jawa Barat, dari 27 Kota dan Kabupaten se-Jawa Barat, tercatat Kota Tasikmalaya sebelumnya masuk zona merah. Namun kini, Kota Tasikmalaya memasuki zona level 2 yaitu zona biru.

"Setelah sebelumnya Kota Tasikmalaya berada di zona merah, alhamdulillah kini sudah berada di zona biru. Kini Kota Tasikmalaya akan melaksanakan PSBB tahap ke-3 yaitu dengan menerapkan skema New Normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB)," kata Walikota.

 

Koropak.co.id - Pemkot Tasikmalaya Mulai Sosialisasikan Panduan Adaptasi Kebiasaan Baru

 

Baca : Kota Tasikmalaya Kembali Laksanakan PSBB Tahap Ke-3, PSBB New Normal


Ditambahkan, dengan menerapkan skema hidup baru ini, pemerintah mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Tasikmalaya yang selalu beraktivitas di luar rumah, untuk selalu menjaga protokol kesehatan agar terhindar dari penyebaran virus corona.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Tasikmalaya agar selalu menerapkan protokol kesehatan ketika beraktivitas di luar rumah, seperti mencuci tangan dengan sabun, selalu menggunakan masker, menjaga jarak dan menggunakan sarung tangan," ucapnya.*

 

Lihat : DPRD Kota Tasikmalaya Dorong Dinas Kesehatan Untuk Pengadaan Alat PCR


Berita Terkait