Wacana Pembentukan Pansus Covid-19 Bergulir di DPRD Kota Tasikmalaya

Rabu, 03 Juni 2020 10:19 Eris Kuswara Daerah

Wacana Pembentukan Pansus Covid-19 Bergulir di DPRD Kota Tasikmalaya

 

Koropak.co.id - Buntut dari karut marutnya pendistribusian Bantuan sosial (bansos) Pemerintah dan penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Tasikmalaya, Forum Transportasi Massal (Fortal) Tasikmalaya, menggelar audiensi dengan Unsur DPRD Kota Tasikmalaya, Dinas terkait dan PT Kantor Pos Indonesia di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Tasikmalaya, Selasa (2/6/2020).

Dalam audiensi yang dipimpin Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H. Aslim SH, Fortal Tasikmalaya mengungkapkan kekecewaannya terhadap kebijakan yang diterapkan Pemerintah Kota Tasikmalaya mulai dari pendistribusian bansos, Pemberlakukan PSBB hingga penerapan tatanan Adaptasi Kebiasan Baru (AKB) atau New Normal.

Dewan Pembina Fortal Tasikmalaya, Ir H Nanang Nurjamil mengatakan, Fortal Tasikmalaya kecewa dengan kebijakan Pemerintah Kota Tasikmalaya, mulai dari penerapan sosial distancing, physical distancing, PSBB hingga dimulainya penerapan fase new normal.

"Semua langkah yang diambil pemerintah itu memang tujuannya untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19 di Kota Tasikmalaya, Namun pada kenyataannya, berdasarkan fakta di lapangan, justru kebijakan itu memutus mata pencaharian masyarakat kecil," kata Nanang.

Ditambahkan Nanang, setelah tidak jelasnya aturan yang dibuat pemerintah, masyarakat semakin dibuat panas, akibat 3 bantuan yang di distribusikan kepada masyarakat menjadi polemik mulai dari pendistribusiannya tidak tepat sasaran, hingga ditemukannya penerima bansos ganda.

"Ternyata data yang disampaikan mulai dari pemerintah pusat, provinsi hingga daerah, tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Bahkan dewan juga terkesan tidak pernah diajak berkoordinasi mengenai bansos tersebut," ucapnya.

 

Koropak.co.id - Wacana Pembentukan Pansus Covid-19 Bergulir di DPRD Kota Tasikmalaya (2)

 

 

Baca : Karut Marut Data Bansos Covid-19, Ketua RT Dan RW Jadi Sasaran Warga

 

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H Aslim SH mengatakan, poin-poin yang menjadi tuntutan Fortal Tasikmalaya akan segera dibahas dalam rapat pimpinan. Dan tidak menutup kemungkinan juga, pihaknya akan memanggil tim gugus tugas terkait dengan karut marutnya pendistribusian bansos di samping ada banyak hal juga yang harus dibahas selama pandemi covid-19 ini.

Ditambahkan, dari persoalan-persoalan yang diutarakan Fortal, pihaknya akan memperdalam lebih lanjut dan jika ditemukan ada indikasi lain, sangat dimungkinkan DPRD Kota Tasikmalaya juga akan membentuk Panitia Khusus (Pansus).*

 

Lihat : DPRD Penyaluran Bansos Covid-19 di Kota Tasikmalaya Harus Melibatkan RT/RW