Telur Infertil Beredar Di Kota Tasikmalaya, Tim Satgas Pangan Lakukan Sidak

Selasa, 09 Juni 2020 17:25 Dede Hadiyana Daerah

Telur Infertil Beredar Di Kota Tasikmalaya, Tim Satgas Pangan Lakukan Sidak

 

Koropak.co.id - Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Tasikmalaya bersama tim Satgas Pangan Kota Tasikmalaya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tasikmalaya serta pihak Kepolisian dari Polres Tasikmalaya Kota, melakukan inpeksi mendadak (sidak) ke sejumah pegadang telur di Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya, Selasa (9/6/2020).

Sidak tersebut dilakukan menyusul isu yang berkembang jika Kota Tasikmalaya banyak beredar telur fertil dan infertil di pasaran yang berpotensi merugikan konsumen dan juga penjual telur.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Tasikmalaya Drs. H. Tedi Setiadi, M.Pd mengatakan, telur tersebut tidak boleh diperjualbelikan sesuai dengan Permentan No.32 Tahun 2017 pasal 34 tentang larangan melakukan jual beli telur yang tertunas dan telur infertil.

"Telur tertunas ini telur yang nantinya akan menjadi anak ayam. Jika tepat di suhu yang cocok maka telur akan tumbuh sempurna dan bisa menjadi anak ayam. Tapi jika suhunya tidak cocok, maka pertumbuhannya tidak sempurna yang akhirnya embrio dalam telur mati dan membusuk," ujanya.

 

Koropak.co.id - Telur Infertil Beredar Di Kota Tasikmalaya, Tim Satgas Pangan Lakukan Sidak (2)

 

Baca : Pasar Cikurubuk Online, Inovasi Baru Belanja di Masa Pandemi Corona

 

Berdasarkan pantauan Koropak di lapangan, petugas menemukan sejumlah pedagang yang menjual telur-telur tersebut. Secara sepintas patut diduga sebagai telur infertil ketika melihat fisik dan harganya.

"Apa yang terjadi jika telur-telur ini sampai ke masyarakat dan dikonsumsi. Besar kemungkinan di dalam telur itu terdapat bakteri, salmonela, bahkan virus pun akan masuk. Dan jika di lihat dari harga penjualannya cenderung miring," katanya .

Ditambahkan, dari hasil sidak tersebut pihaknya bersama tim Satgas Pangan akan melakukan pendalaman, dan hasilnya akan dilaporkan ke Indag. Masyarakat diharapkan tidak membeli telur dalam jumlah yang besar karena dalam waktu satu minggu, telur itu bisa membusuk.

"Jadi pada saat membeli bisa dilihat dulu dari bentuk rupa atau fisiknya. Dan untuk para distributor, diharapkan juga jangan berbuat yang tidak baik," ucapnya.*

 

Lihat : Ottel You, Kudapan Kreasi Telur Puyuh Khas Kota Tasikmalaya

 


Berita Terkait