Puluhan Warga Desa Sukarame Kabupaten Tasikmalaya Terinfeksi Chikungunya

Rabu, 10 Juni 2020 09:32 D. Farhan Kamil Desa

Puluhan Warga Desa Sukarame Kabupaten Tasikmalaya Terinfeksi Chikungunya

 

Koropak.co.id - Sebanyak 30 kepala keluarga (KK) warga Kedusunan dan Kampung Bongas Desa Sukakarsa Kecamatan Sukarame Kabupaten Tasikmalaya, secara bergiliran menderita penyakit Chikungunya sejak bulan Ramadan lalu hingga sekarang.

Selain mengalami demam tinggi dan panas di bagian tenggorokan, warga dengan berbagai kalangan usia dan jenis kelamin ini mengalami rasa nyeri di bagian otot dan persendian hingga tidak bisa menggerakkan tubuh atau lumpuh ringan. Rata-rata warga menderita selama 5 hingga 7 hari.

Anehnya, selama musim terjangkit penyakit tersebut, warga yang menderita justru banyak memilih berobat ke dokter umum setempat dari pada ke Puskesmas Sukarame. Hal itu diperkirakan selain karena pertimbangan jarak tempuh lokasi puskesmas lebih jauh ketimbang lokasi dokter praktek umum, juga karena ada kekhawatiran terinfeksi Covid-19.

 

Puluhan Warga Desa Sukarame Kabupaten Tasikmalaya Terinfeksi Chikungunya

 

 

Baca : Fogging Bukan Langkah Utama Pencegahan Demam Berdarah

 

Kini, warga meminta pihak pemerintah segera melakukan pengasapan (fogging) tanpa harus membebani masyarakat dari sisi biaya.

"Saya dan seluruh anggota keluarga sempat menderita chikungunya, namun kini sudah membaik setelah diobati di puskesmas dan dokter setempat. Kini ada sekitar 17 warga Bongas yang masih menderita bahkan beberapa orang belum bisa bergerak normal," kata kepala dusun Bongas, Muhsin Al Afgani di dampingi Ketua RT 04 Iin Solihin, Selasa (9/6/2020).

Menurutnya, masyarakat saat ini membutuhkan kehadiran pemerintah dan langsung menangani penyakit yang mewabah khususnya di Kampung Bongas, dan mengantisipasi perluaasan penyebaran penyakit tersebut, salah satunya dengan pengasapan/fogging.

"Kami sudah koordinasi degan bu Kades dan mudah-mudahan segera ada pengasapan. Sebab jika tidak, dikhawatirkan penyebaran penyakit mirip chikungunya ini meluas di masyarakat. Terus terang, warga resah dan semakin terdampak ditengah-tengah situasi Covid-19 ini," ujarnya.*

 

Baca : Biaya Fogging Mandiri Ternyata Butuh Anggaran Cukup Besar