Dewan Minta Dinas PUPR Kota Tasikmalaya Fokus Ke Pembangunan Prioritas

Rabu, 17 Juni 2020 22:08 Eris Kuswara Parlemen

Dewan Minta Dinas PUPR Kota Tasikmalaya Fokus Ke Pembangunan Prioritas

 

Koropak.co.id - Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya menggelar kegiatan Rapat Kerja bersama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Tasikmalaya, di Ruang Rapat II DPRD Kota Tasikmalaya, Rabu (17/6/2020).

Dalam rapat kerja yang dipimpin Ketua Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya, Bagas Suryono tersebut, menyoroti soal perencanaan penataan Kawasan HZ Kota Tasikmalaya yang merupakan jalur perekonomian di Kota Tasikmalaya.

Ketua Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya, Bagas Suryono mengatakan, hal yang menjadi sorotan Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya terkait dengan penataan kawasan HZ Kota Tasikmalaya yang saat ini masih dalam tahap pelelangan penyusunan Feasibility Study (FS) dan Detail Engineering Design (DED).

"Dinas PUPR Kota Tasikmalaya belum bisa menjelaskan sampai sejauh mana progres perencanaan penataan jalan HZ, karena FS dan DED nya masih dalam tahap lelang. Jika sudah selesai tahap lelang, kita akan bisa melihat arah penataannya seperti apa dan bagaimana. Namun, hemat kami di komisi, untuk saat ini penataan HZ belum perlu dilakukan," kata Bagas.

 

Koropak.co.id - Dewan Minta Dinas PUPR Kota Tasikmalaya Fokus Ke Pembangunan Prioritas

 

Baca : Pansus DPRD Tinjau Lapangan Terhadap LKPJ Walikota Tasikmalaya Tahun 2019

 

Penataan kawasan HZ terang Bagas, bukan agenda prioritas, karena masih banyak hal lainnya yang harus lebih diprioritaskan. Oleh karena itu, Komisi III menyarankan agar Dinas PUPR bisa memprioritaskan terlebih dahulu penyelesaian proyek-proyek pembangunan yang saat ini masih mangkrak.

"Salah satunya yang sangat prioritas, menurut kami adalah pembangunan gedung Disdukcapil karena menyangkut pelayanan umum. Kami mengusulkan untuk menyatukan anggaran yang akan dipakai dalam pembangunan gedung Kominfo dan penataan Kawasan HZ, untuk pembangunan Gedung Disdukcapil Kota Tasikmalaya," ujarnya.

Hal senada dikatakan Sekretaris Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya, H Wahid. Menurutnya, jika melihat kesemrawutan khususnya di Cihideung, memang diperlukan pengkondisian. Namun, dikarenakan masih baru memasuki Feasibilty Study (FS), maka penganggaran pelaksanaan proyek penataannya bisa ditunda untuk tahun mendatang.

"Sebaiknya lebih mengutamakan kegiatan lain yang lebih urgent. Terlebih yang menyangkut pelayanan publik," ucapnya. *

 

Baca : DPRD Kota Tasikmalaya Dorong Dinkes Prioritaskan Pembangunan RS Tipe D


Berita Terkait