Jelang Verifikasi Faktual, KPU Kabupaten Tasikmalaya Gelar Rapid Test

Sabtu, 27 Juni 2020 18:06 D. Farhan Kamil Pilkada

Jelang Verifikasi Faktual, KPU Kabupaten Tasikmalaya Gelar Rapid Test

 

Koropak.co.id - Jelang pelaksana verifikasi faktual (verfak) syarat dukungan calon perseorangan pada Pilkada Desember 2020, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya melalui Dinas Kesehatan bersama KPU Kabupaten Tasikmalaya, melakukan tes cepat atau rapid test terhadap 250 petugas verfak, Sabtu (27/6/2020).

Ratusan petugas verfak sekaligus Panitia Pemungutan Suara (PPS) ini, diperiksa secara serentak di lima titik kecamatan berbeda, yakni di Kecamatan Salawu, Sariwangi, Manonjaya, Ciawi dan Singaparna.

Petugas medis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya, dr Reti mengatakan, pada tahap awal rapid test ini diprioritaskan bagi para petugas verfak di lima kecamatan yang masuk kategori rawan penyebaran Covid-19.

Selain lintasan dari luar kota, di beberapa kecamatan dari lima kecamatan ini juga ditemukan kasus positif covid 19. "Ini Rapid test tahap awal. Nanti untuk di Kecamatan lainnya segera menyusul. Adapun untuk hasil rapid test tahap awal ini akan kami sampaikan secara terpisah kepada KPU. Dan jika ditemukan ada yang reaktif maka akan ditindaklanjuti dengan tes swab," ucap Reti.

 

Koropak.co.id - Jelang Verifikasi Faktual, KPU Kabupaten Tasikmalaya Gelar Rapid Test (2)

 

Baca : Bimtek Penyelenggaraan Pilkada Tahun 2020 Ditengah Pandemi Covid-19

 

Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya, Zamzam Zamaludin mengatakan, sesuai Surat Edaran KPU RI nomor 20 tahun 2020, disebutkan bahwa untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, maka sebelum pelaksanaan verfak terlebih dahulu para petugas harus melaksanakan rapid test.

"Selain langkah antisipasi penyebaran Covid-19, rapid test ini juga untuk mengatur langkah strategis berikutnya, manakala ada petugas yang terkonfirmasi berdasarkan rapid test," kata Zamzam seusai melakukan monitoring pelaksanaan rapid test di Aula Kantor Kecamatan Singaparna.

Di tengah-tengah pandemi Covid-19 ini, pihaknya ingin memastikan jika seluruh anggota PPS sekaligus petugas verfak ini, benar-benar dalam kondisi sehat. Sehingga dalam pelaksanaan verfak selama 14 hari yang akan dimulai pada 30 Juni nanti, tidak menimbulkan kekhawatiran munculnya kasus baru Covid-19.

Sementara itu, Kapolres Tasikmalaya, AKBP Hendria Lesmana menyebutkan, pihaknya yang juga bagian dari tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya, akan terus memantau jalanya proses rapid test bagi para petugas verfak.

"Kita pastikan dalam pelaksanaan rapid test ini termasuk nanti dalam pelaksanaan verfak, para petugas tetap menjalankan protokol kesehatan," ujar Hendria.*

 

Baca : Erry Purwanto Tak Bisa Menolak Jika Harus Mendampingi ARM