PSBB Berakhir, Kota Tasikmalaya Tersisa 1 Pasien Positif Covid-19

Sabtu, 27 Juni 2020 20:52 Eris Kuswara Daerah

PSBB Berakhir, Kota Tasikmalaya Tersisa 1 Pasien Positif Covid-19


Koropak.co.id - Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Tasikmalaya sudah melewati empat tahap. Setelah dilakukan evaluasi oleh Pemerintah dan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya, PSBB akhirnya dihentikan dan masuk ke fase Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau new normal.

Meski sudah masuk AKB, namun, protokol kesehatan masih tetap harus dilaksanakan karena pandemi Covid-19 belum selesai.

Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, H Ivan Dicksan mengatakan, memasuki fase AKB, Pemerintah Kota Tasikmalaya mengacu kepada kebijakan provinsi. Karena saat ini, Gubernur Jawa Barat sudah menghentikan penerapan PSBB dan dilanjutkan dengan AKB.

"Untuk teknis penerapan AKB sendiri, hingga saat ini kami masih perlu melakukan kajian. Karena pembatasan operasional usaha atau kegiatan yang masih dilarang itu juga masih berlaku dan hal ini perlu pertimbangan, apakah mereka bisa beroperasi atau tidak. Kami akan segera menggelar rapat untuk membahas mengenai teknisnya," kata Ivan, Sabtu (27/6/2020).

 

Koropak.co.id - PSBB Berakhir, Kota Tasikmalaya Tersisa 1 Pasien Positif Covid-19


Baca : Perangi Covid-19, Grab Luncurkan Extra Proteksi di Kota Tasikmalaya


Sementara itu, untuk masalah pendidikan, Ivan menyebutkan masih belum ada kepastian, dikarenakan kewenangannya berada di pemerintah pusat. Sehingga sebelum ada kebijakan baru, kegiatan belajar mengajar masih tetap dilakukan secara daring di rumah masing-masing.

Adapun terang dia, untuk posko-posko yang ditempatkan di pusat keramaian seperti pasar tradisional dan mal, rencananya akan dicabut. "Untuk penerapan protokol kesehatannya akan dilakukan secara mandiri oleh para pengelola tempat usaha," ujarnya.

Meskipun protokol kesehatan tersebut dilakukan secara mandiri kata Ivan, bukan berarti Tim Gugus Tugas tidak bekerja. "Tim Gugus Tugas masih akan tetap melakukan pengawasan meskipun tidak seintensif sebelumnya. Nantinya, Tim patroli akan berkeliling untuk memantau kondisi di lapangan," jelas Ivan.

Ditambahkan, hingga Sabtu (27/6/2020) perkembangan Covid-19 di Kota Tasikmalaya sudah cukup terkendali. Bahkan berdasarkan data dari Tim Gugus Tugas dan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, tercatat hanya tinggal satu orang pasien yang positif dan masih dilakukan perawatan di ruang isolasi.

"Meski sudah terkendali, kami tetap mengingatkan kepada masyarakat agar tidak beranggapan bahwa wabah Covid-19 sudah hilang. Oleh karena itu protokol kesehatan harus tetap diterapkan sebagai langkah antisipasi. Karena hingga saat ini vaksinnya juga belum ditemukan," ujarnya.*

 

Baca : Pengurus BKPRMI Kota Tasikmalaya periode 2020-2024 Resmi Dilantik


Berita Terkait