Kesadaran Masyarakat Menjadi Poin Penting Cegah Demam Berdarah

Selasa, 30 Juni 2020 12:18 Dede Hadiyana Parlemen

Kesadaran Masyarakat Menjadi Poin Penting Cegah Demam Berdarah


Koropak.co.id - Selain Covid-19, penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) menjadi sesuatu yang harus di waspadai oleh masyarakat Jawa Barat. Pasalnya, sejak Januari hingga Mei 2020 tercatat sudah terjadi 78 kasus kematian akibat penyakit DBD di 14 Kota/Kabupaten se-Jawa Barat.

Bahkan, Kota Tasikmalaya menduduki peringkat pertama kasus tertinggi di Jawa Barat yang mencapai angka 672 kasus dengan korban meninggal dunia sebanyak 16 orang akibat penyakit yang dibawa oleh nyamuk Aedes Aegypti.

Sebagai putera daerah, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat Viman Alfarizi Ramadhan, ST., MBA., menekankan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhada penyakit DBD.

"Walaupun tahun 2020 ini bukan siklus 5 tahun untuk penyakit DBD, akan tetapi kasus yang terjadi di Jawa Barat cukup tinggi, terlebih Kota Tasikmalaya menjadi yang tertinggi di Provinsi Jawa Barat," ujar politisi muda kelahiran Tasikmalaya.

 

Koropak.co.id - Kesadaran Masyarakat Menjadi Poin Penting Cegah Demam Berdarah (1)

 

Baca : Jawa Barat Berlakukan 100 Persen AKB Setelah Berakhir PSBB


Menurutnya, kenaikan kasus DBD di Jawa Barat tidak terlepas dari perilaku masyarakat itu sendiri yang secara tidak sadar membiarkan tempat penampungan air terbuka tanpa dibersihkan secara berkala.

"Disamping daerah endemik dimana nyamuk masih banyak berkeliaran, tumpukan sampah yang tidak dibersihkan juga bisa menjadi sumber berkembang biaknya nyamuk pembawa BDB ini," katanya.

Untuk itu, lanjut Viman, ini menjadi penting dimana masyarakat bisa melaksanakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan hal-hal yang sederhana guna mencegah pengembangbiakan nyamuk tersebut.

"Pencegahan DBD sebenarnya sangat sederhana, untuk di lingkungan sendiri seperti yang kita ketahui yakni menguras penampungan air, menutup penampungan air, serta mengubur barang-barang bekas yang bisa menampung air. Atau bisa melakukan secara bersama-sama seperti Jumat Bersih (Jumsih) di tingkat RT/RW," ucapnya.*

 

Baca : Covid-19 Berbahaya, DBD Mematikan 16 Korban di Kota Tasikmalaya