Mengisi Libur Sekolah Sejumlah Pelajar Mengais Rezeki Di Jalan  

Selasa, 30 Juni 2020 16:24 D. Farhan Kamil Daerah

Mengisi Libur Sekolah Sejumlah Pelajar Mengais Rezeki Di Jalan   

 

Koropak.co.id - Dianggap meresahkan dan kerap memantik persoalan baru di masyarakat, 39 pemuda di antaranya empat pelajar SMA/SMK dan sejumlah preman jalananan, digaruk Satreskrim dan Shabara Polres Tasikmalaya yang tengah menggelar operasi premanisme antisipasi kejahatan jalanan, Selasa (30/6/2020).

Dalam operasi Bina Kusuma Lodaya 2020 tersebut, petugas mendapatkan sejumlah preman yang tengah menghentikan kendaraan pembawa barang yang melintas di jalan raya, kemudian menjual air mineral kemasan botol. Selain itu, petugas juga menemukan pelajar yang memasang jaring di lintasan dengan dalih untuk perbaikan jalan yang rusak.

"Mereka yang melakukan pungutan liar (pungli) sudah kita amankan di Mapolres Tasikmalaya dan kita berikan pembinaan," ujar Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Siswo De Cuellar Tarigan, S.IK.

 

Koropak.co.id - Mengisi Libur Sekolah Sejumlah Pelajar Mengais Rezeki Di Jalan

 

 

Baca : Polres Tasikmalaya Musnahkan Ribuan Miras Kemasan Botol

 

Para preman tersebut terang Siswo, terjaring dalam operasi Bina Kusuma Lodaya 2020 yang digelar di tujuh titik kecamatan. Yaitu Tanjungjaya, Sukaraja, Salopa, dua titik Cikatomas dan dua titik di Cipatujah.

"Untuk para preman ini, kita lakukan pendataan dan diberikan pembinaan agar tidak mengulang perbuatan serupa di kemudian hari. Adapun khusus untuk para pelajar, kita panggil juga orang tuanya agar mengetahui sekaligus menjemput," tuturnya.

Motif pungli yang dilakukan kata Siswo, sebagian besar melakukan pungutan kepada para pengendara mobil angkutan barang dengan cara menjual air mineral kemasan botol. Cara lain yang dilakukan adalah mengamankan ruas jalan yang sedikit rusak namun diciptakan seolah rusak berat dengan melakukan penyempitan ruas jalan.

Dari keterangan para pelajar yang terjaring, mereka memanfaatkan luang waktu untuk mencari uang jajan dengan cara memungut dari para pengendara mobil yang melintas. Mereka juga mengaku bisa mengantongi Rp 30 hingga Rp 70 ribu dalam satu hari.*

 

Baca : Bupati Tasikmalaya Resmikan Lembur Tohaga Lodaya Polres Tasikmalaya