Bagi Warga Kota Tasikmalaya Mau Fogging Gratis, Begini Caranya

Jum'at, 03 Juli 2020 11:49 Eris Kuswara Daerah

Bagi Warga Kota Tasikmalaya Mau Fogging Gratis, Begini Caranya


Koropak.co.id - Walikota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman membuka kegiatan penatalaksanaan penanggulangan kegawatdaruratan Demam Berdarah Dengue (DBD), di tempat-tempat pelayanan kesehatan mulai dari Puskesmas, Rumah Sakit, Klinik dan Dokter Praktek Swasta, yang dilaskanakan di Ballroom Grand Metro Hotel Tasikmalaya, Kamis (2/7/2020).

Budi mengatakan, guna menekan angka kasus DBD sekaligus untuk mengantisipasi menjamurnya kasus DBD di Kota Tasikmalaya, Pemerintah Kota Tasikmalaya melaksanakan fogging atau pengasapan secara gratis. Sebelumnya, sesuai dengan regulasi yang ada, untuk fogging pada setiap satu rumah dikenakan biaya Rp 10 ribu.

Untuk fogging gratis ini kata dia, teknisnya masyarakat bisa membuat laporan dan usulan ke lurah serta camat, yang kemudian akan disampaikan ke Dinas Kesehatan

"Saat ini, Kota Tasikmala sudah masuk dalam status siaga satu DBD. Tercatat, sejak Januari hingga akhir Juni 2020, kasus DBD sudah mencapai 756 kasus dengan angka kematian mencapai 16 orang. 11 orang diantaranya merupakan anak-anak," kata Budi.

 

(Covid-19 Berbahaya, DBD Mematikan 16 Korban di Kota Tasikmalaya)

 

Ditambahkan, angka kasus tersebut lebih tinggi dari tahun sebelumnya yakni sebanyak 672 kasus. Oleh karena itu, pemerintah berusaha untuk menekan angka kasus DBD agar mengalami penurunan dan tidak ada lagi kasus kematian.

Dalam rangka akselerasi pelayanan terhadap masyarakat Kota Tasikmalaya terang Budi, pemerintah memiliki si Cetar 119 yang dapat diakses masyarakat secara luas dan gratis apabila menemukan kasus DBD. Targetnya adalah kecepatan layanan dan tindakan jika ditemukan kasus baru DBD.

"Pada prinsipnya DBD itu bisa ditangani, namun jika terlambat pastinya akan berbahaya. Saat ini, kami lebih fokus kepada penanganan kedaruratannya," ujarnya.

 

Koropak.co.id - Bagi Warga Kota Tasikmalaya Mau Fogging Gratis, Begini Caranya

 

(Dinkes Kota Tasikmalaya Lakukan Penguatan Tatalaksana Penanganan DBD)

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, dr Uus Supangat menuturkan, dalam pertemuan yang dilaksanakan di Ballroom Grand Metro Hotel Tasikmalaya, Dinas Kesehatan menitipkan 3T, 3P, dan 3M untuk Pemerintah dan masyarakat.

3T ucap Uus, yaitu temukan kasusnya, tes DBD yang difasilitasi pemerintah di puskesmas, dan treatment DBD.

Sementara 3P adalah penyuluhan, pencatatan pelaporan berjenjang dan pemberantasan. Kemudian 3M yakni mengkampanyekan secara masif, Menguras, Mengubur dan Menutup barang bekas, genangan air, serta sumber lainnya yang bisa menjadi sarang nyamuk Aedes Aegypti.

"Kami berharap dengan melakukan langkah-langkah tersebut, kasus DBD di Kota Tasikmalaya bisa menurun secara signifikan. Sehingga penguatan ini harus terus dilakukan secara maksimal," tutur Uus.*

 

(Korban DBD Melonjak Penanganan di Kota Tasikmalaya Harus Masif)