Perangi DBD, Anggota Dewan Dan Masyarakat Gelar Bakti Sosial Fogging

Senin, 06 Juli 2020 19:25 Eris Kuswara Parlemen

Perangi DBD, Anggota Dewan Dan Masyarakat Gelar Bakti Sosial Fogging


Koropak.co.id - Sebagai upaya pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Anggota Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya, H Murjani SE., MM, menggelar kegiatan bakti sosial fogging di Perumahan Winaya Jaya RW 09 Sambongjaya Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya.

Anggota Fraksi Gerindra ini mengatakan, selama 1 bulan terakhir ini hampir setiap hari Ketua RT dan RW datang ke rumah dan menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat di tengah dampak negatif pandemi Covid-19. Selain soal bantuan sosial, juga terkait peningkatan jumlah kasus DBD.

Menurut Murjani, kasus DBD di Kota Tasikmalaya sudah tidak bisa dianggap biasa dengan banyaknya jumlah kasus dan telah merenggut nyawa. Pemerintah juga sudah berusaha melakukan penanganan DBD ini dengan sangat serius. Tetapi dengan segala keterbatasan yang ada, pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan dianggap lambat atau tidak cepat tanggap.

"Dalam kondisi seperti itu, kami berinisiatif menggelar bakti sosial fogging sebagai respons atas keinginan masyarakat sekaligus membantu meringankan beban dinas terkait," kata Murjani, Senin (6/7/2020).

Disebutkan, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan, kasus DBD terbanyak di Kota Tasikmalaya terjadi di Kecamatan Kawalu yakni sebanyak 140 kasus. Disusul kemudian di Mangkubumi 107 kasus, Cihideung 84 kasus, Tamansari 78 kasus, Cipedes 73 kasus, Tawang 68 Kasus, Cibeureum, Bungursari 65 kasus, dan Indihiang 39 kasus serta Kecamatan Purbaratu 37 kasus.

"Jumlah total kasus DBD di Kota Tasikmalaya mencapai 756 kasus," imbuhnya.

Sedangkan untuk kasus kematian akibat DBD terang dia, terbanyak terjadi di Kecamatan Kawalu yakni 5 orang, disusul Kecamatan Cipedes 3 orang, Purbaratu, Cihideung, Bungursari dan Cipedes sebanyak 2 orang, Kecamatan Tawang dan Indihiang 1 orang.

"Agar kasus DBD ini tidak semakin meluas, tentunya harus diperangi bersama oleh masyarakat dengan cara pemberantasan sarang nyamuk," ucapnya.

 

Baca : Covid-19 berbahaya, dbd mematikan 16 korban di kota tasikmalaya

 

Koropak.co.id - Perangi DBD, Anggota Dewan Dan Masyarakat Gelar Bakti Sosial Fogging

 

Baca : Bagi Warga Kota Tasikmalaya Mau Fogging Gratis, Begini Caranya

 

Lebih lanjut Murjani mengatakan, bakti sosial berupa fogging sudah dijadwalkan sesuai dengan daftar tunggu sesuai permintaan RT dan RW. Untuk Fogging pertama dilaksanakan di Kelurahan Sambongpari dan nantinya akan dilanjutkan ke Kelurahan Karsamenak, Cisumur, Cicariang, Tanjung, Kareteg, Labuan bulan, Cigantang dan lainnya.

Menurutnya, selain Kecamatan Mangkubumi, pihaknya telah menerima permintaan fogging dari daerah pemilihan 1 dan 2 seperti Kelurahan Ujungsari Kecamatan Cipedes, Kelurahan Kahuripan Kecamatan Tawang dan lainnya.

"Permintaan fogging sudah mengantri dan Kami berupaya untuk memenuhinya. Tetapi harus dipahami bersama, bahwa hal yang paling efektif dan efisien dalam memberantas nyamuk adalah dengan memberantas sarang nyamuknya dengan cara 3M, yaitu menguras atau membersihkan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air dan lainnya.

Kemudian menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air, dan terakhir memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas," katanya.*

 

Baca : Seorang Warga Jakarta Menambah Jumlah Positif Covid-19 di Kota Tasikmalaya


Berita Terkait