Guru Honorer Kota Tasikmalaya Tuntut Kesetaraan UMK

Kamis, 09 Juli 2020 15:31 Eris Kuswara Daerah

Guru Honorer Kota Tasikmalaya Tuntut Kesetaraan UMK

 

Koropak.co.id - Belasan Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori (GTKHNK) usia 35 ke atas Kota Tasikmalaya, mendatangi Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya untuk menerima surat dukungan dari Walikota Tasikmalaya, terkait tuntutan kesetaraan UMK, Kamis (9/7/2020).

Perwakilan Pengurus GTKHNK 35+ Kota Tasikmalaya, Inda Hindasah S.Pd.I mengatakan, hari ini pihaknya menerima surat dukungan dari Walikota Tasikmalaya, kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya.

"Kami melayangkan tuntutan kesetaraan UMK karena Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sangat terbatas, sehingga tidak memungkinkan bisa memberikan upah yang lebih untuk kami. Kemudian jika mengandalkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) juga, untuk saat ini masih sangat jauh dengan apa yang kami harapkan. Karena setiap sekolah itu berbeda-beda jumlah siswanya sehingga berbeda pula jumlah dana BOS-nya," kata Inda, seraya menegaskan, karena jumlah dana BOS yang diterima setiap sekolah itu berbeda, maka upah yang diterima pun berbeda-beda.

Pihaknya juga ungkap Inda, meminta kepada Presiden RI agar bisa menganggarkan dana bagi guru honorer usia 35 tahun ke bawah (35-) agar upahnya setara dengan Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN).

 

Koropak.co.id - Guru Honorer Kota Tasikmalaya Tuntut Kesetaraan UMK (1)

 

Baca : Refleksi Hari Pendidikan Nasional Guru Peduli Terdampak Pandemi Corona

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, Budiaman Sanusi menuturkan, Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya tentunya sangat mengharapkan adanya kebijakan dari Pemerintah Pusat untuk menjawab tuntutan para guru honorer tersebut.

Dinas Pendidikan meminta pemerintah pusat mendukung atau bahkan maksimal bisa mengangkat para guru honorer yang juga merupakan pejuang pendidikan, sebagai PNS.

"Terkait upah yang mereka tuntut, perlu diketahui pemerintah daerah ini memiliki APBD yang terbatas dan hanya bisa mengandalkan dana dari BOS yang tentunya sangat jauh dari upah minimum. Sehingga kami mengharapkan adanya kebijakan pemerintah pusat agar lebih memperhatikan para guru honorer," tutur Budiaman.

 

Koropak.co.id - Guru Honorer Kota Tasikmalaya Tuntut Kesetaraan UMK (2)

 

Baca : Bakti Sosial Para Guru Implementasi Kurikulum yang Nyata

 

Ketua Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya, Dede Muhammad Muharram menyebutkan, pihaknya mengapresiasi dan mendukung penuh langkah yang diambil GTKHNK 35+ dalam memperjuangkan haknya agar upahnya setara dengan UMK dan bisa diangkat menjadi PNS. Karena, guru honorer sebagai tenaga pendidik juga sangat berperan penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Kami merasa miris dengan nasib para guru honorer di Kota Tasikmalaya yang diberikan upah setara dengan tunjangan harian lepas. Tanpa kita sadari, keberadaan guru honorer sebenarnya memiliki peranan yang sangat penting dalam mendidik dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Kami di DPRD Kota Tasikmalaya akan mendorong agar para guru honorer tersebut mendapatkan apa yang menjadi haknya," kata Dede.*

 

Baca : Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Dukung UN Dibatalkan


Berita Terkait