Pasir Pataya Kota Tasikmalaya, Kampung Wisata Tumbuhkan Ekonomi Masyarakat

Jum'at, 10 Juli 2020 19:53 Adin Wardini Daerah

Pasir Pataya Kota Tasikmalaya, Kampung Wisata Tumbuhkan Ekonomi Masyarakat

 

 

Koropak.co.id - Walikota Tasikmalaya, Drs H Budi Budiman mengatakan, sesuai dengan program pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Disbudparpora Kota Tasikmalaya, kini Kota Tasikmalaya memiliki kampung wisata yakni Kampung Pasir Pataya di Kecamatan Cibeureum yang memiliki luas sekitar 4 hektare.

Seiring dengan program Presiden Jokowi tutur Budi, dimana pariwisata saat ini menjadi sektor unggulan nasional, maka keberadaan kampung wisata Kota Tasikmalaya ini diharapkan kembali bangkit dan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat setelah cukup lama mengalami dampak pandemi Covid-19.

"Di kampung wisata ini, masyarakat bisa berwisata edukasi, dengan mengenal lebih dekat dengan alam yang indah," kata Budi seusai menghadiri kegiatan silaturahmi dan penyampaian Visi Misi Yayasan AMI-ACI, yang dilaksanakan di Kampung Pasir Pataya Kota Tasikmalaya, Kamis (9/7/2020).

 

Koropak.co.id - Pasir Pataya Kota Tasikmalaya, Kampung Wisata Tumbuhkan Ekonomi Masyarakat

 

Dalam acara tersebut, dihadiri Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabupar) Kota Tasikmalaya, Hadian, Camat Cibeureum, Lurah Ciakar beserta tamu undangan lainnya.

Walikota menyebutkan, meski pariwisata harus mulai bergeliat, namun dimasa pandemi Covid-19 ini, tentunya aktivitas di sektor ini masih dibatasi karena pemerintah juga tidak ingin adanya klaster baru penyebaran Covid-19 di Kota Tasikmalaya, khususnya pada sektor pariwisata.

"Saat ini, di sektor pariwisata ini kami masih memberlakukan pembatasan seperti untuk jumlah pengunjung, selalu menjaga jarak sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku dan ketentuan lainnya," ujarnya.

Dengan adanya kampung wisata Pasir Pataya yang ada di Kota Tasikmalaya ini tambah Budi, diharapkan dapat menumbuhkan sektor perekonomian di Kota Tasikmalaya. Dengan demikian ekonomi kerakyatan bisa tumbuh kembali meskipun ditengah pandemi Covid-19.*


Berita Terkait