Seniman Kota Tasikmalaya Harap Memanfaatkan Teknologi Daring Untuk Mentas  

Sabtu, 11 Juli 2020 13:56 Adin Wardini Daerah

Seniman Kota Tasikmalaya Harap Memanfaatkan Teknologi Daring Untuk Mentas   

 

Koropak.co.id - Sebagai upaya membangun kesadaran bagi para pelaku seni di tengah pandemi Covid-19, Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya (DKKT) menggelar kegiatan workshop seni 2020 dengan tema "Eksistensi Pelaku Seni di Tengah Pandemi", di Gedung Kesenian Kota Tasikmalaya, Jumat (10/7/2020).

Wakil Ketua DKKT, Hendra J Rustandi mengatakan, semua kegiatan seni menjadi vakum akibat dampak pandemi Covid-19 yang melanda Kota Tasikmalaya. Kondisi tersebut kini sangat dirasakan oleh para pegiat seni di Kota Tasikmalaya.

“Kita tidak bisa terus menerus terlena begitu saja akibat musibah ini. Kita mengajak para pegiat seni untuk bisa memanfaatkan teknologi yang ada. Karena dengan kemajuan zaman seperti sekarang, sudah saatnya kita mulai memanfaatkan teknologi di tengah situasi yang baru kita alami ini,” terang Hendra.

Para pegiat seni lanjut Hendra, bisa memanfaatkan ruang tertentu yakni teknologi virtual dan lainnya, agar tetap bisa berekspresi dan beraktualisasi. Sehingga kreativitas mereka tetap bisa dinikmati semua orang.

"Tidak menutup kemungkinan saat ini masih ada sebagian dari mereka yang belum mengerti dengan pemanfaatan gadget dan media sosial. Maka dengan kegiatan ini, diharapkan semua pegiat seni dapat memahami teknologi yang ada. Kita jangan hanya bisa tampil secara offline saja, namun tidak ada salahnya jika mencoba melalui media daring," ujarnya.

 

Koropak.co.id - Seniman Kota Tasikmalaya Harap Memanfaatkan Teknologi Daring Untuk Mentas

 

(Di masa pandemi covid-19 geliat budaya di Kota Tasikmalaya tak boleh redup)

 

Sementara itu, Sekretaris Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya, Kepler Sianturi menuturkan, akibat adanya pandemi Covid-19, semua kegiatan seni dan pendapatan yang dihasilkan para penggiat seni tersendat. Maka wajar jika untuk mencukupi kebutuhan mereka di rumahnya dan agar tetap bertahan hidup, sebagian pegiat seni ini sampai menjual barang-barangnya.

"Dengan tidak adanya kegiatan dan pemasukan, kami berharap Pemerintah Kota Tasikmalaya bisa memperhatikan mereka dengan memberikan stimulan agar tetap bisa bertahan di tengah pandemi. Oleh karena itu, hari ini kita memastikan agar para pegiat seni bangkit dan melawan Covid-19 dengan kegiatan-kegiatan kebudayaan dan seni yang bisa dilakukan dengan memanfaatkan teknologi agar mereka kembali ada pendapatan," tutur Kepler.

 

(Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya- akan gelar workshop seni budaya)

 

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Tasikmalaya, Hadian menyebutkan, kegiatan workshop bagi para pelaku seni di tengah pandemi Covid-19 sangat penting dilakukan, karena mereka juga terkena imbas yang fatal akibat adanya pandemi Covid-19.

“Biasanya mereka memiliki berbagai program even kesenian salah satunya seperti Kibar Budaya. kini ditiadakan akibat adanya pandemi. Begitu pula dengan kegiatan pagelaran seni dan pementasan yang menjadi tempat berkumpulnya pelaku dan penikmat seni juga tidak ada. Oleh karena itu, Disporabudpar Kota Tasikmalaya berkolaborasi dengan DKKT agar seni budaya di Kota Tasikmalaya tidak vakum di tengah situasi pandemi Covid-19 dan salah satunya dengan menggelar kegiatan workshop seni seperti ini,” kata Hadian.*

 

(Workshop seni di Kota Tasikmalaya menjaga eksistens pelaku seni di tengah pandemi)


Berita Terkait