Dewan Dorong Walikota Tasikmalaya Selesaikan Janji Politik di Akhir Masa Jabatan

Sabtu, 11 Juli 2020 14:51 Eris Kuswara Parlemen

Dewan Dorong Walikota Tasikmalaya Selesaikan Janji Politik di Akhir Masa Jabatan

 

Koropak.co.id - DPRD Kota Tasikmalaya menggelar Rapat Paripurna Persetujuan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 5 tahun 2018 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tasikmalaya, tahun 2017-2022, di Ruang Rapat Paripurna, Jumat (10/7/2020).

Disamping itu, agenda rapat paripurna itu juga tentang Penyampaian Laporan Hasil Pembahasan Tindak Lanjut LHP-BPK RI Atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Tasikmalaya tahun Anggaran 2019 dan Penyampaian Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun Anggaran 2019 serta Penyampaian Rancangan Perubahan KUA-PPAS tahun Anggaran 2020.

 

(Dewan bentuk pansus pembahasan LHP BKP RI atas lkpd tahun 2019)

 

Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H Aslim SH mengatakan, Raperda Perubahan RPJMD tahun Anggaran 2017-202 bisa selesai berkat kerjasama yang baik antara DPRD Kota Tasikmalaya dengan Pemerintah Daerah. Dalam hal ini Panitia Khusus (Pansus) yang telah bekerja dengan maksimal dan membangun kerjasama yang baik dengan tim penyusun di Pemerintah Kota Tasikmalaya.

Seperti dikatakan Walikota Tasikmalaya, terang Aslim, bahwa ruh pembangunan Kota Tasikmalaya ada pada RPJMD. Maka pada sisa masa jabatan walikota dan wakil walikota hingga tahun 2022 nanti, DPRD akan terus mendorong pemerintah daerah untuk menggenjot pembangunan sesuai RPJMD.

"Kita meminta walikota dan wakil walikota untuk mewujudkan janji-janji politiknya," kata Aslim.

Menurut dia, akhir masa jabatan yang hanya tersisa dua tahun itu, tentunya akan menjadi tantangan yang cukup berat bagi walikota maupun wakil walikota Tasikmalaya untuk bisa menjadikan Kota Tasikmalaya menjadi lebih baik lagi.

 

Koropak.co.id - Dewan Dorong Walikota Tasikmalaya Selesaikan Janji Politik di Akhir Jabatan

 

(Sekda Kota Tasikmalaya sampaikan perubahan RPJMD 2017-2022)

 

Sementara itu, Walikota Tasikmalaya, Drs H Budi Budiman mengucapkan terima kasih kepada DPRD Kota Tasikmalaya yang telah memberikan persetujuan atas usulan perubahan Raperda RPJMD Tahun Anggaran 2017-2022. Karena perubahan itu menjadi sebuah keniscayaan bagi Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam menata rencana pembangunan ke depan.

"Perubahan ini juga tidak lepas daripada berubahnya secara nasional pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), yang sudah ditetapkan Presiden RI dan juga berubahnya RPJMD Provinsi Tahun Anggaran 2018-2023 oleh gubernur yang baru. Maka program-program di Kota Tasikmalaya harus menyesuaikan dengan program-program nasional dan provinsi termasuk dengan adanya kondisi Covid-19 saat ini," tuturnya.

 

(Perubahan RPJMD arah pembangunan Kota Ttasikmalaya pasca pandemi Covid-19)

 

Dikatakan Budi, perlu diketahui bahwa pandemi Covid-19 ini sangat menggerus potensi-potensi yang sudah dicanangkan. Sehingga banyak sekali target-target pembangunan yang harus dikoreksi pada saat kondisi pandemi Covid-19, seperti pada target pengentasan kemiskinan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan lainnya.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada tim penyusun perubahan RPJMD Kota Tasikmalaya dan juga DPRD Kota Tasikmalaya yang telah bersama-sama membahas RPJMD Perubahan Tahun 2017-2022. Hal ini sangat penting, karena ruh pembangunan Kota Tasikmalaya itu ada pada RPJMD. Dan semua kegiatan atau program pemerintah itu, tidak akan keluar dari RPJMD yang telah ditetapkan," ucapnya.*

 

(DPRD tampung masukan OPD untuk raperda perubahan RPJMD 2017-2022)

 

 


Berita Terkait