Selama Pandemi Covid-19 di Kabupaten Tasikmalaya, Terungkap 72 Kasus Kejahatan

Rabu, 15 Juli 2020 08:54 D. Farhan Kamil Daerah

Selama Pandemi Covid-19 di Kabupaten Tasikmalaya, Terungkap 72 Kasus Kejahatan

 

Koropak.co.id - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tasikmalaya melaksanakan pemusnahan barang bukti (barbuk) kejahatan, dari 72 perkara yang ditangani kejaksaan dan telah selesai serta berkekuatan hukum tetap atau inkracht berdasarkan putusan pengadilan, Selasa (14/7/2020).

Kegiatan pemusnahan yang dilaksanakan di halaman depan kantor kejaksaan itu, dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Tasikmalaya, Kapolres Tasikmalaya beserta jajaran, perwakilan Badan POM, Kodim 0612/Tasikmalaya dan Pengadilan Negeri Tasikmalaya.

"Hari ini kita musnahkan sejumlah barang bukti dari 72 perkara yang telah berkekuatan hukum tetap. Terdiri dari perkara penganiayaan, pencurian, narkotika/sabu, psikotropika, narkotika/ganja, asusila, penculikan dan pembunuhan. Penyelesaian kasus semua ini terjadi pada periode Januari hingga Juli 2020 ini," kata Kepala Kejari Kabupaten Tasikmalaya, Sri Tatmala Wahanani, SH.

Dari 72 perkara itu terang Sri, psikotropika mendominasi dengan jumlah kasus sebanyak 17. Disusul kemudian kasus asusila dengan jumlah 14 kasus dan ketiga perkara pencurian, dengan jumlah kasus sebanyak 12.

"Jenis barang bukti yang kita musnahkan ini terdiri dari pakaian, senjata tajam semacam golok, senjata api rakitan, obat-obatan psikotropika seperti pil eximer sebanyak 5 ribu butir, kemudian sabu dan ganja," ujarnya.

Langkah berikutnya kata Sri, pihaknya akan terus berupaya dengan mendatangi desa-desa dalam rangka penyuluhan hukum, dengan sasaran kesadaran masyarakat terhadap hukum, menekan angka pelanggaran hukum dan mengantisipasi terjadinya tersangkut perkara hukum.

 

Koropak.co.id - Selama Pandemi Covid-19 di Kabupaten Tasikmalaya, Terungkap 72 Kasus Kejahatan (2)

 


Baca : Ribuan butir hexymer siap edar di wilayah Tasikmalaya disita polisi


Sementara itu, Sekda Kabupaten Tasikmalaya, dr. H. Mohamad Zen mengatakan, penyelesaian 72 perkara tindak kejahatan melanggar hukum, bukan pekerjaan sederhana terutama pada masa pandemi Covid-19.

"Pemerintah daerah sangat mengapresiasi kinerja para penegak hukum dan keadilan di Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya khususnya. Ini sangat diyakini akan menumbuhkan kepercayaan lebih baik, dari masyarakat terhadap Kejari Kabupaten Tasikmalaya," ujar Zen.*

 

Baca : Satnarkoba Polres Tasikmalaya bongkar paket ribuan butir hexymer