Motif Buang Bayi di Parungponteng Tasikmalaya Akhirnya Terkuak

Kamis, 16 Juli 2020 21:55 D. Farhan Kamil Daerah

Motif Buang Bayi di Parungponteng Tasikmalaya Akhirnya Terkuak

 

Koropak.co.id - Pelaku dan motif buang mayat bayi di Kecamatan Parungponteng Kabupaten Tasikmalaya, akhirnya terkuak. Satreskrim Polres Tasikmalaya pun akhirnya menetapkan ANR (20) warga Kampung Pasanggrahan Desa Cibungur Kecamatan Parungponteng yang tidak lain ibu kandung dari bayi tersebut, sebagai tersangka.

"Ya berangkat dari dugaan sementara, kita melakukan penyelidikan dan akhirnya pelaku buang bayi di salah satu perkebunan di Parungponteng itu kita temukan dan sudah ditetapkan sebagai tersangka," kata Kapolres Tasikmalaya, AKBP Hendria Lesmana SIK, Kamis (16/7/2020).

Ia yang merupakan salah seorang karyawati BUMN bidang permodalan di Kecamatan Salopa ini, mengaku karena tak kuasa menanggung rasa malu dan aib di mata keluarga dan masyarakat, ia nekad membuang bayi yang kali pertama dilahirkannya, sebagai hasil hubungan di luar nikah dengan sang pacar.

Dijelaskan, sesuai keterangan sementara dari tersangka, pada hari Senin (13/7/2020) sekitar jam 01.00 dini hari, ia yang biasa tidur di ruang kantor kerjanya di Salopa, melahirkan bayi di kamar mandi/WC tanpa bantuan siapapun. Melihat bayinya keluar, ia kemudian membiarkan sang bayi tergeletak di lantai.

 

 Koropak.co.id - Motif Buang Bayi di Parungponteng Tasikmalaya Akhirnya Terkuak (2)

 

 

Setelah bayi tidak bergerak, kemudian dimasukan ke kantong plastik dan tas. Selanjutnya tersangka membawa tas tersebut disimpan di ruang gudang kantor.

"Tanpa nenunjukkan kecurigaan kepada orang sekantor, pada siang harinya tersangka seperti biasa bekerja hingga menjelang sore, ia pulang ke rumah orang tuanya di Parungponteng. Dan Selasa (14/7/2020) pagi, tersangka membawa bayinya ke salah satu kebun yang tidak begitu jauh dari rumahnya. Di kebun tersebut ia menggali tanah dengan menggunakan arit dan mengubur bayi tersebut," tutur Hendria.

Ditambahkan, karena lubang kuburan bayi tersebut dangkal, hewan pengerat yang diduga anjing, mengendus keberadaan mayat bayi itu dan mencakar hingga jasad bayi rusak.

 

Baca : Bayi Baru Lahir Dibuang Sepasang Kekasih di Hutan Parungponteng Tasikmalaya

 

Sementara itu kata Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Siswo De Cuellar Tarigan S.IK, hingga saat pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap seorang pria berinisial K (22) warga Nagrog Kecamatan Parungponteng yang diketahui memiliki hubungan kekasih cukup lama dengan tersangka ANR hingga hamil.

"Ya kita masih memeriksanya dan belum kita tetapkan sebagai tersangka," terang Siwo sembari menyebutkan pihaknya masih menunggu hasil otopsi jasad bayi, untuk mengetahui penyebab kematian bayi tersebut.

Menurut dia, tersangka dijerat dengan pasal 80 UU RI nomor 35 tahun 2014 dengan ancaman 15 tahun penjara.*

 

Baca : Sadis, Tak Sempat Disusui Bayi di Tasikmalaya Tewas di Tangan Ibu Kandung


Berita Terkait