Nanang Nurjamil: Penataan PKL Cihideung Kota Tasikmalaya Semrawut

Kamis, 23 Juli 2020 11:45 Dede Hadiyana Parlemen

Nanang Nurjamil: Penataan PKL Cihideung Kota Tasikmalaya Semrawut


Koropak.co.id - Perhimpunan Pedagang Masyarakat Tasikmalaya kembali datangi DPRD Kota Tasikmalaya dan beraudiensi dengan Komisi II, Rabu (22/7/2020). Mereka menyoal penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) Cihideung yang tak kunjung terealisasi.

Ketua Pepmatas, Nanang Nurjamil mengatakan, hingga saat ini PKL Cihideung Kota Tasikmalaya terkesan dibiarkan semrawut. Padahal kawasan Cihideung ini merupakan etalase Kota Tasikmalaya.

"Secara estetika, terlebih secara norma, kawasan Cihideung kami nilai sudah tidak layak," ujarnya.

Lebih lanjut Nanang menyebutkan, kebijakan Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam hal pemberdayaan dan penataan PKL di Kota Tasikmalaya masih terjadi ketimpangan. PKL di kawasan Cihideung seolah-olah dibiarkan, lain halnya PKL di wilayah lain yang selalu di buru oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

"Kami berharap, untuk semua PKL yang ada di wilayah Kota Tasikmalaya, baik di kawasan Cihideung, Alun-alun, atau yang di Batu Andesit Taman Kota Tasikmalaya, semuanya dapat terakomodir, termasuk PKL Reboan yang dikelola oleh Pepmatas. Kami mewakili semua PKL dengan harapan yang sama, dimana PKL sendiri sebagai ujung tombak ekonomi kerakyatan benar-benar terakomodir oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya," kata Nanang.

 

Koropak.co.id - Nanang Nurjamil Penataan PKL Cihideung Kota Tasikmalaya Semrawut

 

(Kepada dewan Pepmatas jeritkan karut marut penataan PKL Cihideung)

 

Disamping itu, pihaknya juga melayangkan nota kesepakatan yang ditandatangi oleh DPRD Kota Tasikmalaya, Pemerintah Kota Tasikmalaya yang di wakili oleh Kepala Dinas terkait dan Pepmatas, dengan beberapa poin penting di antaranya, penataaan PKL Cihideung dengan konsep Pasar Kuliner Malam (Paku Lima) bisa terwujud, PKL Reboan dengan mengguanakan bahu jalan di Batu Andesit, serta PKL-PKL lainnya agar bisa mendapatkan fasilitas yang sama.

"Dengan nota kesepakatan ini, kini kami mempunyai pegangan. Pasalnya meskipun sudah beberapa kali audiensi, tetapi tidak ada rencana aksi seperti apa nanti ke depanya," ucapnya.

Pepmatas terang Nanang, sudah sepakat, jika masalah PKL tidak kunjung selesai, maka sebagai langkah terakhir pihaknya akan kembali turun aksi bersama sekitar 800 PKL di wilayah Kota Tasikmalaya. "Kami akan menuntut pemerintah untuk segera merealisasikan apa yang sudah kami sampaikan," ucapnya.*

 

(Kolaborasikan Pakulima dengan Perda Penataan dan Pemberdayaan PKL)

 


Berita Terkait