Hari Anak Nasional 2020, Shalawat Nabi dan Barzanji Bergema di Gedung Negara

Jum'at, 24 Juli 2020 12:20 D. Farhan Kamil Daerah

Hari Anak Nasional 2020, Shalawat Nabi dan Barzanji Bergema di Gedung Negara

 

Koropak.co.id - Pandemi Covid-19 bukanlah ancaman terberat dalam kehidupan nyata bagi generasi bangsa hari ini. Namun kebodohanlah justru yang akan membawa kesengsaraan sepanjang masa.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al Quran surat Alkahfi ayat 13, bahwa selain kuat dalam beriman (percaya) semata kepada Allah SWT tanpa keraguan dan menyekutukan-NYA, pemuda sebagai penerus bangsa harus kuat dalam keilmuan. Baik ilmu tauhid, fiqih, tasawuf, akhlaq (etika dan estetika), astronomi, matematika, fisika, kimia, kesehatan, politik, ekonomi konomi, perbankan dan seabreug cabang-cabang ilmu lainnya.

Artinya, Islam sangat memperhatikan betul bahwa kemajuan suatu bangsa dan peradabannya ditunjang oleh pemuda generasi bangsa yang beriman atau bertauhid dan kuat dalam berbagai keilmuan.

Demikian hal itu dikatakan Ketua PD DMI Kabupaten Tasikmalaya, KH. Dede Saeful Anwar seusai memimpin pengajian rutin di malam Jumat, di gedung pendopo Kabupaten Tasikmalaya, Jalan Raya Baypass Bojongkoneng Singaparna, Kamis (23/7/2020).

 

Baca : Menyambut Para Santri, Bupati Tasikmalaya Terapkan Trilogi Kareugreugan

 

Dari pantauan Koropak, ada suasana berbeda dalam aktivitas rutin pengajian yang dilaksanakan setiap Kamis malam di gedung Pendopo Baru.

Selain melibatkan para ajengan dan tokoh masyarakat di sekitar komplek perkantoran Pemkab Tasikmalaya, pada momen Hari Anak Nasional 2020 ini, panitia pengajian menghadirkan puluhan santri, perwakilan dari sejumlah pondok pesantren di wilayah sekitar komplek perkantoran. Seperti Pesantren Manarul Hikam, Bantarsuling dan Manarul Huda serta sejumlah remaja dari kalangan masyarakat umum.

 

Koropak.co.id - Hari Anak Nasional 2020, Shalawat Nabi dan Barzanji Bergema di Gedung Negara (2)

 

Baca : Masyarakat Diimbau Dalami Ilmu Pertebal Aqidah

 

Meski tetap menjalankan protokol kesehatan salah satunya dengan menjaga jarak, syiar ilmu terpancar nyata. Pembacaan Barzanji atau doa-doa, puji-pujian dan penceritaan riwayat Nabi Muhammad SAW dan pembacaan shalawat kepada nabi, bergema di gedung negara.

"Allah SWT menegaskan akan mengangkat derajat manusia yang berilmu. Kesuksesan dan keberkahan hidup kuncinya adalah ilmu. Al Quran mengajak umat manusia agar terus mencari ilmu sehingga tidak menjadi umat yang bodoh dan tertinggal," kata KH. Dede.

 

Baca : Kota Layak Anak Jadi Acuan Dasar Pansus IV DPRD Provinsi Jawa Barat

 

Dalam sebuah keterangan lain juga disebutkan, bahwa generasi bangsa sejak dini harus belajar berpikir tentang apa yang akan dikerjakan esok. Berpikir tentang siapa yang akan menjadi kiai, ajengan, ustaz, guru, pemimpin seperti bupati atau wakil bupati, eksekutif maupun legislatif dan yudikatif, TNI/Polri dan banyak lagi.

"Generasi bangsa yang kedepan mampu memahami dan memperkuat local wisdom. 1,7 juta penduduk Kabupaten Tasikmalaya ini, tetap berkumpul utuh dalam satu kekuatan wadah yakni ahlussunnah wal jamaah," tuturnya.

 

Baca : KNPI Kabupaten Tasikmalaya Sambut Good Will Pemerintah Untuk Pemuda

 

Hal senada dikatakan pengurus Masjid Besar Baiturrohman Kabupaten Tasikmalaya, Ajengan Ade Ambari. Ia mendorong para santri untuk tetap bersemangat dan teguh dalam mencari ilmu namun tidak melupakan siapa yang satu-satunya memiliki sumber ilmu dalam hal ini Allah SWT.

"Sabar dan sungguh-sungguh dalam mencari ilmu, bersabar pula menjalani kehidupan di tengah-tengah musibah pandemi Covid-19. Selama kita masih menggunakan senjata berupa doa, istigfar dan istighosah, niscaya janji Allah SWT itu nyata. Dia maha melindungi dan memberi," ucapnya.*

 

Baca : DMI Kabupaten Tasikmalaya Dorong BJB Perluas Akses Permodalan Ke Masyarakat