Besok Pemkab Tasikmalaya Terapkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro di Cipatujah

Jum'at, 24 Juli 2020 17:08 D. Farhan Kamil Daerah

Besok Pemkab Tasikmalaya Terapkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro di Cipatujah

 

Koropak.co.id - Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTP2) Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya, akhirnya memutuskan pemberlakuan PSBM (Pembatasan Sosial Berskala Mikro) di Desa Cipatujah, mulai besok, Sabtu (25/7/20).

Keputusan ini diambil menyusul temuan kasus satu keluarga Positif Covid 19 di Desa dan Kecamatan Cipatujah. Bahkan, seorang di antaranya meninggal dunia pada Senin (20/7/2020) lalu setelah melewati perawatan medis di Rumah Sakit TMC dan kemudian dirujuk ke RSUD SMC.

"Kita dari Gugus Tugas Covid 19 akan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) di Desa Cipatujah mulai Sabtu besok. Ini dilakukan menyusul melonjaknya kasus Positif di Kabupaten Tasikmalaya. Apalagi, Tiga warga Cipatujah yang masih satu keluarga positif Covid 19," kata Sekda Kabupaten Tasikmalaya sekaligus Ketua Harian Satuan GTP2 Covid 19 Kabupaten Tasikmalaya, dr. H. Mohamad Zen, Jumat (24/7/2020).

 

(Lagi kasus positif Covid-19 muncul di Kabupaten Tasikmalaya)

 

Dua dari tiga orang yang positif Covid-19 terbaru, merupakan pasangan suami istri yang juga tenaga medis di Puskesmas Cipatujah. Akibatnya, pelayanan Puskesmas Cipatujah termasuk kantor Kecamatan Cipatujah yang berdekatan dengan Puskesmas tersebut, ditutup seiring dengan penerapan PSBM.

"Untuk sementara pelayanan medis di Puskesmas Cipatujah kita tutup sampai tiga hari ke depan. Langkah selanjutnya kita akan evaluasi," ujarnya.

Menurutnya, sembari memantau perkembangan sebaran Covid-19 di Kabupaten Tasimalaya yang hingga hari ini sudah mencapai angka 15 positif Covid-19, pihaknya akan memberlakukan pengetatan aktivitas masyarakat secara umum dengan aturan yang akan segera digulirkan pemerintah.

"Kita tegaskan kegiatan yang melibatkan banyak warga dilarang. Hanya kegiatan keagamaan dan pemerintahan yang diperbolehkan, itupun maksimal 200 orang dengan menjalankan protokol kesehatan. Sementara kegiatan sosial yang melibatkan banyak orang, dilarang," tegas Zen.

 

(Seorang petugas PPK di KPU Kabupaten Tasikmalaya positif Covid-19)

 

Kapolres Tasikmalaya, AKBP Hendria Lesmana S.IK menyebutkan, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, kepolisian juga sebagi bagian dari satuan GTP2 Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya, terus berupaya menyadarkan masyarakat melaksanakan protokol kesehatan, salah satunya menggunakan makser dalam berbagai kesempatan.

"Kita akan memantau setiap permohonan izin keramaian atau kegiatan dari warga yang akan melibatkan banyak orang. Semua harus terkendali dan patuh terhadap aturan protokol kesehatan," kata Hendria.

Sesuai data terakhir GTP2 Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya, jumlah positif Covid-19 berdasarkan pemeriksaan swab/PCR hingga Jumat tanggal 24 Juli 2020, sebanyak 15 orang. 1 orang meninggal, 5 orang sembuh dan 9 orang dalam perawatan.

Mereka berasal dari Kecamatan Cipatujah 4 orang, Cikalong 1 orang, Sodonghilir 1 orang, Salawu 1 orang, Sariwangi 3 orang, Leuwisari 1 orang, Jatiwaras 1 orang, Cibalong 2 orang dan Pagerageung 1 orang.*

 

(Penambahan positif Covid-19 di Kabupaten Tasikmalaya dari empat kecamatan berbeda)