Tuntut Keseriusan Proses Hukum Denny Siregar, Massa Aksi Geruduk Kantor Walikota

Senin, 27 Juli 2020 20:32 Dede Hadiyana Daerah

Tuntut Keseriusan Proses Hukum Denny Siregar, Massa Aksi Geruduk Kantor Walikota

 

Koropak.co.id - Ratusan massa yang tergabung dalam Aksi Indonesia Bangkit bersama Al-Mumtaz, Forum Mujahidin Tasikmalaya, Front Pembela Islam (FPI) serta Tholiban, mendatangi Balekota Tasikmalaya untuk mempertanyakan keadilan dalam proses hukum kasus penistaan umat muslim yang dilakukan Denny Siregar yang nyata-nyata telah menyayat perasan dan melukai hati umat Islam, melalui postingannya di akun Facebook beberapa waktu lalu.

"Kita tidak bermaksud mengintervensi hukum. Namun, sebagai umat muslim khususnya sebagai masyarakat Tasikmalaya, ingin mempertanyakan tindak lanjut pihak berwajib dalam menangani kasus ini yang sudah lebih dari 14 hari semenjak dilaporkan," kata Presidium Indonesia Bangkit, Ogi Yoga Swara, Senin (27 /7/2020).

 

Baca : Forum Mujahidin Tsikmalaya Tuntut Denny Siregar di Bui

 

Menurutnya, kasus penistaan oleh Denny Siregar sudah menyangkut umat muslim secara universal dengan menghina dan memfitnah ulama, santri, orangtua seperti yang terlontar dalam postingannya itu.

"Jadi kita patut mempertanyakan ini lebih jauh. Dan kita menuntut Walikota Tasikmalaya untuk ikut berkomentar mengenai hal ini, yang sudah menyangkut nama baik Kota Tasikmalaya," ujarnya.

 

Koropak.co.id - Tuntut Keseriusan Proses Hukum Denny Siregar, Massa Aksi Geruduk Kantor Walikota

 

Baca : Ribuan Massa Minta Aparat Tangkap Konseptor dan Inisiator RUU HIP

 

Menanggapi aspirasi massa, Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Tasikmalaya, Abu Mansyur mengatakan, pihaknya sepakat bahwa kasus Denny Siregar diusut tuntas secara hukum.

"Untuk itu, kami mohon kepada masyarakat agar tidak khawatir karena kasus Denny Siregar ini sedang diproses oleh penegak hukum. Adapun terkait usulan lainnya, kami mempersilahkan untuk disampaikan dan kami akan menampung aspirasi atau tuntutan itu untuk disampaikan kepada pimpinan kami," ucapnya.*

 

Baca : Kampanye Negatif di Facebook Berakhir Kematian

 


Berita Terkait