Sebaran 17 Nama Warga Positif Covid-19 Mengguncang Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya

Rabu, 29 Juli 2020 23:24 D. Farhan Kamil Daerah

Sebaran 17 Nama Warga Positif Covid-19 Mengguncang Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya

 

Koropak.co.id - Menyusul diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) di Desa Cipatujah, kini masyarakat Kecamatan Cipatujah dituntut lebih waspada dan berhati-hati dengan peningkatan jumlah kasus positif Covid-19 pasca meninggalnya salah seorang pasien positif Covid-19 pada Senin (20/7/2020) lalu, sepulang dari Sumedang untuk mengahadiri acara keluarga.

Sebaran informasi terkait daftar nama-nama terkonfirmasi positif Covid-19 asal Cipatujah yang kini beredar luas di masyarakat melalui pesan WhatsApp, disikapi serius oleh Kepala Desa Padawaras Kecamatan Cipatujah Yayan Siswandi,SE.

Dalam sebaran itu, disebutkan 17 nama warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 secara jelas, setelah kontak erat dengan pasien terpapar Covid-19 sebelum meninggal dunia.

Menurut dia, meski pemerintah mulai dari desa, kecamatan hingga kabupaten melalui tim gugus tugas menyosialisasikan pentingnya melaksanakan protokol kesehatan dan menggunakan masker, bahkan tim relawan sering kali datang di tengah-tengah masyarakat Cipatujah untuk sosialisasi protokol kesehatan sekaligus bagi-bagi masker, fakta dilapangan, hanya segelintir masyarakat yang patuh terhadap imbauan penggunaan masker.

"Jika dengan cara lembut tak digubris, maka saatnya bertindak tegas terhadap masyarakat yang tidak mengindahkan protokol kesehatan salah satunya menggunakan masker," kata Yayan, Rabu (29/7/2020) .

Ia menambahkan, karena faktor kepatuhan dan kesadaran masyarakatlah yang meyebabkan penyebaran kasus Covid-19 di Cipatujah menjadi bengkak.

Tidak ada cara lain, saya sebagai kepala desa ikut bertanggung jawab untuk menyadarkan masyarakat minimal menggunakan masker dan menjaga jarak saat berada di ruang-ruang publik, secara tegas.

"Ya sekali lagi butuh ketegasan jika dengan cara persuasif tak berefek. Kita semua harus tetap waspada dan jangan sampai lengah apalagi di Cipatujah ini sudah diberlakukan PSBM," ujarnya.

Ia berharap khusus untuk warga Kecamatan Cipatujah, diadakan pemeriksaan cepat massal atau rapid test, sehingga terukur sejauh mana efektifitas PSBM di Desa Cipatujah bagi masyarakat yang berada di luar Desa Cipatujah. "Sekaligus memberikan ketenangan masyarakat atas sebaran informasi terkait penambahan jumlah kasus positif Covid-19 yang signifikan," tambahnya.

Senada dengannya, tokoh pemuda Cipatujah, Ayip Sansan menegaskan, Cipatujah hari ini, butuh perhatian khusus baik dari sisi pencegahan penyebaran wabah virus corona, maupun dari sisi bantuan sosial.

"Situasi hari ini sangat jauh berbeda dengan situasi awal saat kasus Covid-19 muncul dimana tim keamanan turun ke lapangan dan memantau setiap pergerakan warga. Sehingga memunculkan kewaspadaan tersendiri di masyarakat. Saat ini tidak sedikit warga bergerak bebas dengan kebiasaan lamanya yang lalai dari kewaspadaan dan ancaman bahaya pandemi Covid-19," tuturnya.*

 

Baca : Di Kabupaten Tasikmalaya Positif Covid-19 Meroket, di Kota Tasikmalaya Malah Zero


Berita Terkait