Ada Kasus Impor PDP Covid-19, KBM Daring Masih Harus Diterapkan di Kota Tasikmalaya

Rabu, 05 Agustus 2020 08:03 Eris Kuswara Daerah

Ada Kasus Impor PDP Covid-19, KBM Daring Masih Harus Diterapkan di Kota Tasikmalaya


Koropak.co.id - Meskipun kasus positif Covid-19 di Kota Tasikmalaya sudah 0 persen, namun proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan sistem tatap muka, hingga saat ini masih dilarang. Artinya KBM masih tetap diberlakukan secara daring.

Walikota Tasik, Drs H Budi Budiman mengatakan, Pemerintah Kota Tasikmalaya sudah melakukan rapat koordinasi bersama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dan Kementerian Agama, dengan hasil bahwa sampai hari ini KBM masih tetap dengan menggunakan sistem Daring.

“Pada intinya untuk kegiatan sekolah, pemerintah masih belum mengizinkan pembelajaran dilakukan dengan tatap muka. Adapun syarat KBM secara tatap muka, harus terlebih dahulu masuk zona hijau, sementara saat ini Kota Tasikmalaya masih berada di zona kuning," kata Budi.

 

Ada Kasus Impor PDP Covid-19, KBM Daring Masih Harus Diterapkan di Kota Tasikmalaya (2)

 

Baca : Dewan Sepakat KBM Tahun Ajaran 2020/2021 Dilakukan Secara Daring

 

Ditambahkan, meskipun sudah zero pasien positif Covid-19 yang dirawat, namun hingga saat ini Kota Tasikmalaya berada di zona kuning. Hal itu dikarenakan masih ada 2 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat.

“Tercatat, hari ini kita menemukan kasus baru yaitu 2 PDP yang merupakan kasus impor. Pemerintah mengimbau agar masyarakat tetap patuh dengan protokol kesehatan,” ujarnya.*

 

Baca : Anak Tak Punya HP Untuk PJJ, Orang Tua Siswa Minta Pembelajaran Tatap Muka


Berita Terkait