Bahas Sektor Wisata, DPRD Kabupaten Sumedang Kunjungan Kerja Ke Kota Tasikmalaya

Kamis, 06 Agustus 2020 21:53 Eris Kuswara Parlemen

Bahas Sektor Wisata, DPRD Kabupaten Sumedang Kunjungan Kerja Ke Kota Tasikmalaya

 

Koropak.co.id - DPRD Kota Tasikmalaya menerima Kunjungan Kerja (Kunker) dari Komisi III DPRD Kabupaten Sumedang yang dilaksanakan di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Kota Tasikmalaya, Rabu (5/8/2020).

Dengan dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Sumedang, Irwansyah Putra, rombongan diterima langsung oleh Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya, Gilman Mawardi S.Pd.

Gilman Mawardi mengatakan, kunjungan kerja DPRD Kabupaten Sumedang ke DPRD Kota Tasikmalaya kali ini, untuk membahas terkait permasalahan pariwisata di Kota Tasikmalaya di tengah pandemi Covid-19.

"Tentunya kami sangat mengapresiasi kunjungan kerja dari DPRD Kabupaten Sumedang tersebut. Mereka setidaknya memiliki alasan kenapa harus berkunjung ke Kota Tasikmalaya. Yang jelas kunjungan tersebut, menjadi hal positif untuk Kota Tasikmalaya," kata Gilman.

Ditambahkan Gilman, dengan berkunjung ke Kota Tasikmalaya itu, minimal mereka tidur di hotel yang berada di Kota Tasikmalaya. Kemudian mereka juga turut makan dan belanja oleh-oleh dari Kota Tasikmalaya. Sehingga tentunya hal tersebut akan sangat menguntungkan bagi Kota Tasikmalaya itu sendiri.

"Kami saling tukar informasi terkait pariwisata dimasa pandemi Covid-19. Meskipun diketahui bahwa di Kota Tasikmalaya sendiri belum ada tempat atau destinasi wisata yang terkenal, tetapi kami memiliki berbagai produk unggulan yang terkenal sampai ke mancanegara seperti, bordir, kelom geulis, serta tikar mendong yang menjadi daya tarik tersendiri," ucapnya.

 

Koropak.co.id - Bahas Sektor Wisata, DPRD Kabupaten Sumedang Kunjungan Kerja Ke Kota Tasikmalaya

 

Baca : Pemerintah Bisa Manfaatkan Fasilitas yang Ada Untuk Memajukan Pariwisata

 

Kota Tasikmalaya juga kata dia, memiliki destinasi wisata kuliner yang menjadi ciri khasnya seperti mie baso, bubur ayam, tutug oncom dan opak. Meskipun Kota Tasikmalaya juga tidak memiliki pantai seperti Pantai Pangandaran dan Cipatujah.

"Selain kuliner dan produk unggulan tersebut, kami juga mempunyai objek wisata lainnya seperti Situ Gede, TeeJay Waterpark dan ada juga Pasir Pataya. Kota Tasikmalaya pun sudah ditunjang dengan berbagai fasiliitas hotel berbintang yang tentunya menambah daya tarik tersendiri. Sehingga itu semua menjadi aset Kota Tasikmalaya yang harus dijaga dan dikembangkan," ujarnya.

Lebih lanjut Gilman menyebutkan, meskipun saat ini semuanya terdampak pandemi Covid-19, namun untuk di Kota Tasikmalaya, objek wisata mulai dibuka kembali secara bertahap. Hal itu diharapkan bisa menumbuhkan kembali sektor perekonomian masyarakat di Kota Tasikmalaya.*


Lihat juga :

- Berpotensi Bangkitkan Komunis Indonesia, Ormas Islam Tolak RUU HIP

- BPNT di Kota Tasikmalaya Tidak Tepat Kualitas Diduga Dipermainkan Oknum

- Desak Prolegnas RUU HIP Dicabut GMBI Datangi DPRD Kota Tasikmalaya


Berita Terkait