Lama Tak Terdengar Gaungnya, KAHMI Kabupaten Tasikmalaya Hadir Dengan Kepemimpinan baru

Jum'at, 07 Agustus 2020 15:54 D. Farhan Kamil Daerah

Lama Tak Terdengar Gaungnya, KAHMI Kabupaten Tasikmalaya Hadir Dengan Kepemimpinan baru

 

Koropak.co.id - Setelah hampir satu periode keberadaan Korps Alumni Mahasiswa Islam (KAHMI) tak terdengar gaungnya, kini menginjak periode kedua KAHMI Kabupaten Tasikmalaya dengan kepemimpinan barunya, diyakini akan dapat menciptakan gerakan dan loncatan-loncatan strategis, perubahan iklim kehidupan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya.

Warna warni bidang keahlian, profesi, dan afiliasi politik serta organisasinya yang berada di tubuh KAHMI, semakin menegaskan bahwa percepatan pembangunan masyarakat ke arah lebih baik, adalah sebuah keniscayaan.

Demikian hal itu dikatakan Koordinator Presidium KAHMI periode 2020-2025, Demi Hamzah Rahadian, SH., MH atau akrab dipanggil Bung Demi, menyusul pelaksanaan rapat presidium KAHMI pada Kamis (6/8/2020) tentang pemilihan pengurus dan penetapan periodisasi KAHMI di Pendopo Baru Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (7/8/2020).

"Tentu saja selain mewujudkan soliditas paten di internal KAHMI, bagaimana ke depan kami dapat bersinergi dengan pemerintah daerah untuk memuluskan dan mendukung program-program pro poor (rakyat miskin). Dengan segala kemampuan resources yang ada, KAHMI berupaya memberdayakan setiap potensi yang ada di berbagai bidang dengan target kemakmuran bersama," tutur bung Demi yang juga Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya.

Ditambahkan, KAHMI hari ini hadir di Kabupaten Tasikmalaya untuk berdaya dan dapat memberi manfaat serta dirasakan luas oleh masyarakat khususnya di Kabupaten Tasikmalaya. "KAHMI punya sumber daya manusia yang bisa dipakai dan diajak berpikir bersama untuk Tasikmalaya," ujarnya.

 

Lama Tak Terdengar Gaungnya, KAHMI Kabupaten Tasikmalaya Hadir Dengan Kepemimpinan Baru (2)

 

Sementara itu, presidium KAHMI, Asep Sopari menyebutkan, keputusan presidium memilih Bung Demi Sebagai Ketua atau Koordinator, dilatarbelakangi oleh pertimbangan komprehensif terkait sosok Demi Hamzah ini.

"Kita memilih sosok pemimpin yang berpengalaman memimpin dan mengurus organisasi, pergaulan dan komunikasi yang luas di berbagai segmen masyarakat dan berbagai bidang termasuk politik serta bisnis, menjadi alas dasar keluarnya pilihan kita kepada Bung Demi. Kita beri penghargaan dan ruang seluas mungkin agar bisa berekspresi dan membawa KAHMI ini lebih eksis dan dirasakan masyarakat," tutur Asep yang juga Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya.

Ditambahkan, kepemimpinan KAHMI yang baru ini, diharapkan memiliki daya dongkrak tinggi serta pengabdian ke masyarakatan lebih nyata. "Di KAHMI ini, kita tidak melihat latar belakang jabatan setiap personal, siapapun harus bisa membawa KAHMI maju lebih baik sesuai cita-cita yakni mewujudkan masyarakat adil dan makmur yang diridoi Allah SWT," ujarnya.

Disinggung soal arah politik KAHMI menjelang Pilkada serentak Desember 2020, Asep menegaskan, KAHMI bersifat independen dan tidak memihak salah satu partai, organisasi keagamaan, atau organisasi lain manapun.

"KAHMI tidak berpolitik praktis. Tetapi dalam urusan politik, KAHMI akan bersikap, karena KAHMI tidak buta politik. Sebagai warga negara dan insan cendekia, KAHMI berkewajiban untuk ikut membangun bangsa dan negara, menjaga dan merawat NKRI. Dan sebagai Muslim, KAHMI berkewajiban menegakkan amal makruf nahi munkar, termasuk dalam urusan politik," tuturnya.*