Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Asah Ketajaman Indra Pengawasan Panwascam

Jum'at, 14 Agustus 2020 23:09 D. Farhan Kamil Pilkada

Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Asah Ketajaman Indra Pengawasan Panwascam

 

Koropak.co.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tasikmalaya menggelar rapat kerja teknis (Rakernis) Penanganan Pelanggaran pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya tahun 2020 di Hotel Grand Metro Kota Tasikmalaya, Jumat (14/8/2020).

Dalam kegiatan Rakernis yang dikuti seluruh anggota Pangawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) se-Kabupaten Tasikmalaya itu, Bawaslu memberikan materi dan strategi penguatan kapasitas, pengetahuan dan keterampilan bagi Panwascam, dalam penanganan pelanggaran pada tahapan Pilkada serentak 2020.

“Tahapan terdekat yang akan dihadapi itu adalah kampanye. Baik dilakukan oleh peserta pemilu termasuk partai politik, simpatisan parpol dan calon. Pada tahapan ini rentan terjadi pelanggaran dan kerap ditemukan pelanggaran termasuk pelaporan masyarakat terkait dugaan pelanggaran ini juga banyak dijumpai," kata Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya, Dodi Juanda, SP, seusai membuka Rakernis.

Menurutnya, kesiapan anggota Panwascam dalam hal melayani dan menerima laporan-laporan yang dibuat masyarakat, akan terus dikuatkan salah satunya melalui acara seperti ini. Sehingga dalam pelaksanaannya nanti, bisa berjalan sesuai dengan aturan dan perundang-undangan.

“Dalam kegiatan hari ini, kita juga melakukan simulasi terkait proses penanganan pelanggaran. Melanggar aturan yang mana dan atau pasal berapa, semua harus dirunut secara prosedural dan tepat. Agenda Bawaslu hari ini adalah memperkuat pemahaman, keterampilan dan pengetahuan Panwascam dalam menangani sebuah pelanggaran," terangnya.

 

Koropak.co.id - Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Asah Ketajaman Indra Pengawasan Panwascam (2)

 

 

Baca : Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Dorong KPU Rasionalisasi Penambahan Jumlah Pemilih


Sementara itu, Koordinator Divisi Humas dan Hubungan Antar Lembaga (Hubal) Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Loli Suhenti S.Sos, MH mengatakan, pada konteks Pilkada, benturan itu terjadi di level bawah. Maka Panwascam harus lebih melek aturan dan memiliki integritas kuat serta keberanian untuk melaksanakan kerja-kerja pengawasan termasuk penanganan pelanggaran.

"Panwascam punya aturan secara normatif, bagaimana cara mereka bekerja. Kami ingatkan kepada seluruh Panwascam agar bekerja secara normatif, baik dan benar, karena dengan cara ini kualitas demokrasi di Kabupaten Tasikmalaya akan semakin bagus," ujarnya.

Disinggung soal kinerja Bawaslu, Ia menilai jika kerja Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya sejauh ini sudah baik dan membuat orang mikir dua kali untuk melakukan pelanggaran.

Namun demikian terang dia, khusus untuk Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya, agar lebih kuat lagi membuat terobosan-terobosan supaya orang punya keberanian untuk melaporkan setiap pelanggaran yang ditemukan

Karena lanjut dia, dalam penanganan pelanggaran pemilu hanya ada dua sumber, yakni temuan pengawas dan laporan dari masyarakat.

"Kami mengajak kepada seluruh elemen masyarakat yang telah memiliki hak pilih termasuk peserta pemilu, untuk melaporkan pelanggaran yang ditemukan. Karena tingginya animo masyarakat untuk melaporkan pelanggaran, menjadi salah satu kuatnya indikator demokrasi di Kabupaten Tasikmalaya," ujarnya.*

 

Baca : Ada Apa Dengan Data Pemilih? Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Perketat Pengawasan