Bawaslu Beberkan Potensi Karut Marut Daftar Pemilih di Pilkada Serentak 2020

Sabtu, 15 Agustus 2020 20:57 D. Farhan Kamil Pilkada

Bawaslu Beberkan Potensi Karut Marut Daftar Pemilih di Pilkada Serentak 2020

 

Koropak.co.id - Koordinator Divisi (Koordiv) Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga (Hubal) Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya, Ahmad Azis Firdaus, membeberkan data hasil akhir pelaksanaan pengawasan Bawaslu beserta jajaran Panwascam se-Kabupaten Tasikmalaya termasuk Pengawas Kelurahan/Desa (PKD), terhadap pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih melalui coklit yang dilaksanakan oleh PPDP sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2020.

Disebutkan, dari pengawasan terhadap hasil coklit itu, pihaknya mendapatkan beberapa indikator yang diawasi, antara lain, pemilih disabilitas, pemilih yang memenuhi syarat tetapi tidak masuk dalam A-KWK, pemilih ganda, pemilih yang tidak ditemukan, pemilih yang tidak diketahui dan beberapa indikator lainnya.

"Dari keseluruhan indikator yang diawasi dan menjadi perhatian Bawaslu, pihaknya beserta jajaran Panwascam melakukan uji sampling per TPS sejumlah 10 persen dari jumlah pemilih dalam A-KWK, dan hasilnya masih terdapat banyak data yang harus diperbaiki," ujar Aziz di sela-sela kegiatan Rakernis Bawaslu bersama Panwascam se-Kabupaten Tasikmalaya di Hotel Grand Metro Kota Tasikmalaya, Jumat (14/8/2020).

 

Baca : Ada Apa Dengan Data Pemilih? Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Perketat Pengawasan

 

Beberapa contoh di antaranya, pemilih yang tidak memenuhi syarat, meliputi yang meninggal dunia, pindah domisili, TNI, Polri, kurang umur, bukan penduduk setempat, masuk di TPS lain kemudian yang berada di luar negeri tetapi masuk ke dalam daftar pemilih, berjumlah 19.147 orang.

Selanjutnya, pemilih tidak ditemukan sebanyak 719 orang, pemilih tidak diketahui 1.567 orang, pemilih kurang umur sebanyak 18 orang, pemilih yang memenuhi syarat namun tidak masuk kedalam daftar pemilih berjumlah 6.687 orang.

 

Baca : Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Dorong KPU Rasionalisasi Penambahan Jumlah Pemilih

 

Kemudian, pemilih belum melakukan perekaman 1.302 orang, pemilih yang data formulir A KPU nya bermasalah 3.438 orang, pemilih yang dalam formulir A KPU berada jauh dari TPS nya sebanyak 420 orang, pemilih yang belum dicoklit sebanyak 20 orang dan pemilih ganda identik dalam A-KWK sebanyak 4.936 orang.

"Itu baru hasil sampling 10 persen. Dapat dibayangkan jika lebih dari itu. Artinya, dalam kasus ini Bawaslu meminta KPU Kabupaten Tasikmalaya hendaknya untuk melakukan pencatatan, perbaikan dan mencoret data pemilih sesuai dengan ketentuan aturan perundang-undangan," tegas Aziz, sembari mengatakan, Bawaslu mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya, untuk mengawal bersama-sama dalam proses pemukatahiran daftar pemilih sampai selesai.

"Bersama Bawaslu, mari kita berikhtiar menjaga hak pilih di Kabupaten Tasikmalaya dan di seluruh negeri," ucap Aziz.*

 

Baca : Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Temukan Petugas Coklit Melanggar Aturan