Mengnyinergikan Aturan Pilkada 2020 Dengan Aturan Protokol Covid-19

Jum'at, 11 September 2020 23:19 D. Farhan Kamil Pilkada

Mengnyinergikan Aturan Pilkada 2020 Dengan Aturan Protokol Covid-19

 

 

Koropak.co.id - Dengan merangkul pimpinan partai politik dan tim pemenangan empat pasangan calon bupati dan wakil bupati, Polres Tasikmalaya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), penyelenggara pemilu dan tokoh agama, mendeklarasikan protokol kesehatan dalam rangka Pilkada Tasikmalaya, di halaman Mapolres Tasikmalaya, Kamis (10/9 /2020).

Selain pembacaan deklarasi dan dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi, kegiatan tersebut diwarnai dengan kampanye penggunaan masker serta mencuci tangan dan menjaga jarak.

"Hari ini kita bagikan 46 ribu masker secara serentak di wilayah hukum Polres Tasikmalaya. Di sini kita bagikan 1.000 masker dan 20 jajaran Polsek masing-masing membagikan 1.000 masker, sisanya kita serahkan ke muspida untuk disebarkan kepada masyarakat," kata Kapolres Tasikmalaya, AKBP Hendria Lesmana S.IK.

Selain dalam rangka pencegahan meluasnya penularan Covid-19, deklarasi ini sebagai tuntutan untuk memastikan Pilkada serentak Desember 2020 nanti, berjalan dengan aman dan damai dengan terlaksananya protokol kesahatan secara baik demi stabilitas keamanan Kabupaten Tasikmalaya.

"Kita semua disini berkomitmen, untuk menjalankan protokol kesehatan dan mengawal pelaksanaan seluruh tahapan Pilkada dengan mematuhi ketentuan pencegahan Covid-19 yakni selalu menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan sesering mungkin," tuturnya.

 

Baca : Pandemi Covid-19 Belum Berakhir Jangan Ada Aktivitas Tanpa Pengendalian

 

Senada dengannya, Komisioner KPU Kabupaten Tasikmalaya, Istianah menegaskan, Peraturan KPU (PKPU) nomor 5 dan 10 tahun 2020 dengan jelas mengatur protokol kesehatan dalam setiap pelaksanaan tahapan Pilkada.

"Penegasan salah satunya adalah penggunaan masker dalam pelaksanaan seluruh tahapan termasuk saat penyaluran hak pilih di TPS," terang dia.

Sementara itu Sekda Kabupaten Tasikmalaya, Mohamad Zen menyebutkan, deklarasi yang diinisiasi Polres Tasikmalaya sangat membantu program pemerintah dalam rangka percepatan penanganan Covid-19.

"Hari ini, kita akui, kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan masih rendah. Di beberapa tempat nampak banyak orang masih berkerumun dan tidak menggunakan masker. Ini yang sedang kita cermati sebagai bahan untuk merancang aturan lebih ketat dan memiliki sanksi bagi mereka yang abai protokol kesehatan apalagi menjelang pelaksanaan Pilkada," tutur Zen.

 

Baca : Sesuai SOP Covid-19 KPU Batasi Jumlah Pengantar Bakal Calon Dibatasi

 

Menurut Zen, daerah dan provinsi kita diinstruksikan untuk menyusun regulasi terkait pencegahan Covid-19, disesuaikan dengan kondisi dan situasi di daerah masing-masing.

"Insyaallah kita buat Peraturan Kepala Daerah (Perkada). Draft-nya sudah disusun dan akan dirapatkan di Paripurna DPRD Selasa pekan depan. Jadi bentuknya Perkada yang mengatur dan mengnyinergikan aturan di Pilkada dengan aturan penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19," terang dia.

Zen menambahkan, dari sekian pelaksanaan Pilkada, baru kali ini dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19, maka dibutuhkan regulasi khusus.

"Dalam regulasi itu, kita pasti akan memuat sanksi yang masyarakat harus taati," ucap dia.

Adapun kondisi Covid-19 di Kabupaten Tasikmalaya saat ini, kata dia, secara keseluruhan mengalami kenaikan di angka 0,8 persen dari sebelumnya. Dari hasil swab tes terhadap 3.500 orang, ada 29 orang yang positif.

"Kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan, masih sangat diperlukan. Ini bukan untuk keselamatan orang lain tetapi kita sendiri. Masyarakat harus turut bertanggung jawab atas dirinya dan lingkungannya dengan melaksanakan protokol kesehatan yang ketat," terang dia.*

 

Baca : Tim Gabungan Covid-19 Temukan Banyak Warga Patuh Aturan Karena Razia


Berita Terkait