KBM Tatap Muka Ditunda, Pemkot Tasikmalaya Sediakan Aplikasi Belajar Daring

Jum'at, 18 September 2020 12:51 Adin Wardini Daerah

KBM Tatap Muka Ditunda, Pemkot Tasikmalaya Sediakan Aplikasi Belajar Daring

 

Koropak.co.id - Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Tasikmalaya melakukan inovasi pengembangan aplikasi ayobelajar, yang diciptakan untuk kemudahan akses kegiatan belajar mengajar di tengah pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Kominfo Kota Tasikmalaya, H Asep Maman Permana mengatakan, aplikasi tersebut disosialisasikan kepada para tenaga pengajar sejak tanggal 15 sampai dengan 29 September 2020.

Dalam hal ini terang dia, Diskominfo memberikan pelatihan kepada 231 perwakilan sekolah Se-Kota Tasikmalaya mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), dan 75 Sekolah Menengah Pertama (SMP) baik itu negeri ataupun swasta.

"Setelah Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka dihentikan akibat pandemi Covid-19, kami langsung membangun aplikasi berbasis website dengan tujuan untuk mempermudah para guru dalam memberikan materi pelajaran dari sekolah ke pada siswa di rumah," kata Asep

Sambung asep, saat ini apliksi ayobelajar sudah dikembangankan dengan beragam fitur, dengan tujuan memudahkan para guru dan murid-murid bisa menerima materi pembelajaran dengan optimal.

"Dalam aplikasi yang dapat diakses melalui website ayobelajar.tasikmalaya.go.id ini, ada beberapa fitur yang sudah disediakan di antaranya, pengkalkulasian nilai, pembuatan soal pilihan ganda ataupun essay dan soal pilihan benar, salah," tuturnya.

 

Koropak.co.id - KBM Tatap Muka Ditunda, Pemkot Tasikmalaya Sediakan Aplikasi Belajar Daring

 

Baca : Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Sambut Pembelajaran Tatap-muka

 

Selain itu, aplikasi ini juga dapat memberikan grade bobot penilaian pada setiap soal yang telah dibuat oleh para guru pengajar, juga hasil akhir pekerjaan siswa yang dapat dilihat baik secara otomatis ataupun manual.

Untuk mengantisipasi para siswa yang tidak memiliki gadget atau gadget yang tidak mendukung aplikasi tersebut, maka aplikasi menyediakan fitur pembelajaran secara grup dimana dengan satu gadget dapat digunakan oleh 6 siswa.

"Dalam aplikasi ini para guru harus menginput dan meregistrasi akun serta password tiap siswa, sehingga bisa mengakses salah satu kanal yang tersedia di server kominfo," tuturnya

Ditambahkan Asep, Diskominfo juga telah mengupgrade server untuk mengantisipasi down server ketika banyak akun mengakses aplikasi ini. Sehingga, kegiatan siswa yang sedang belajar dengan menggunakan aplikasi ini, tidak menemukan kendala.

"Di aplikasi ini juga menyediakan fitur yang sama seperti zoom yang terkoneksi dengan sistem e-meeting yang dimiliki Diskominfo. Fasilitas ini digunakan apabila guru yang hendak melakukan pertemuan secara daring atau live," ucapnya.*

 

Baca : Kabupaten Tasikmalaya Belum Siap Laksanakan KBM Secara Tatap Muka


Berita Terkait