Tim WCD 2020 Dorong Warga di Kabupaten Tasikmalaya Mampu Mengelola Sampah

Sabtu, 19 September 2020 20:28 Dede Hadiyana Daerah

Tim WCD 2020 Dorong Warga di Kabupaten Tasikmalaya Mampu Mengelola Sampah


Koropak.co.id - World Cleanup Day (WCD) 2020 adalah kegiatan bersih-bersih yang dicanangkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, agar masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan minimal di lingkungan sendiri.

Hal itu diutarakan Kepala Seksi Sumber Daya Hutan Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VI Provinsi Jawa Barat, Asep Wawan Sutiawan, SST, MM, seusai kegiatan WCD 2020 di Kampung Balananjeur, Desa Pagarsari, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (19/9/2020).

"Apa yang sudah dilakukan dan diinisiasi oleh komunitas bersama warga ini, kami sangat mengapresiasi. Gerakan bersih-bersih dalam WCD ini, adalah untuk mendorong masyarakat mampu mengelola sampah di lingkungan masing-masing," kata Asep.

Ucapan apresiasi dan terima kasih juga disampaikan Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tasikmalaya Faisal Soeparyanto yang ikut menghadiri WCD 2020.

"Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat karena kegiatan ini mendukung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tasikmalaya. Disamping mengelola sampah, dari kegiatan ini terlihat bahwa warga sudah bisa memelihara dan mengembalikan fungsi sungai, terbebas dari sampah," tutur Faisal.

Mudah-mudahan lanjut dia, ke depannya, aksi ini bisa lebih semarak lagi dan tidak hanya sungai Cikadu yang ditata. Karena di Kabupaten Tasikmalaya, masih banyak sungai serta sampah yang harus dikelola," katanya.

 

Koropak.co.id - Tim WCD 2020 Dorong Warga di Kabupaten Tasikmalaya Mampu Mengelola Sampah

 

Baca : Aroma Sampah Menyengat, Menyumbang Polusi Udara Kabupaten Tasikmalaya

 

Sementara itu, Ketua Jaringan Kerja (Jangkar) Ecovillage Kabupaten Tasikmalaya, Karom Iskandar berharap, aksi tersebut tidak hanya dilakukan hari ini saja, tetapi berkelanjutan yang digerakkan bersama para pemuda Kampung Balananjeur dengan menerapkan teknis pengelolaan sampah yang terbarukan.

"Yang pasti dari aksi ini, lingkungan kampung ini bisa terjaga. Sampah tidak sampai ke sungai, tetapi bisa selesai di rumah masing-masing. Semoga aksi ini memberi kontribusi positif untuk negeri," ucapnya.*

 

Baca : Persoalan Sampah Bikin Berat Bagi Kabupaten Tasikmalaya Melangkah Maju