BNN Kota Tasikmalaya Tangkap Pengedar Sabu, Satu Lagi Berhasil Kabur

Selasa, 22 September 2020 15:46 Dede Hadiyana Daerah

BNN Kota Tasikmalaya Tangkap Pengedar Sabu, Satu Lagi Berhasil Kabur

 

Koropak.co.id - Badan Nasional Narkotika (BNN) Kota Tasikmalaya berhasil menggagalkan peredaran narkoba di wilayah Tasikmalaya. Petugas BNN Kota Tasikmalaya menangkap seorang pelaku pengedar narkoba jenis sabu di area SPBU Manonjaya, Jalan Khoer Afandi Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (21/9/2020).

Sebelumnya, berangkat dari informasi warga yang mencurigai adanya transaksi narkoba, petugas melakukan penyelidikan di wilayah tersebut. Petugas kemudian menangkap seorang pria berusia 29 tahun berinisial Rifky Taufik Rahman alias Ibeng warga Kampung Benda Pesantren Kelurahan Nagarasari, Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya.

Kepala Badan Nasional Narkotika (BNN) Kota Tasikmalaya, Tuteng Budiman mengatakan, penangkapan dilakukan sekitar pukul 22.00 WIB di lokasi dan berhasil mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 103 gram dengan modus di tempel sesuai peta dari operator.

"Selain pelaku, kami berhasil mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak 103 gram yang terbagi menjadi 25 paket plastik kecil yang siap diedarkan di wilayah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya," ujarnya dalam Press Conference di Kantor BNN Kota Tasikmalaya, Selasa (22/9/2020).

 

Baca : BNN Kota Tasikmalaya Usulkan Perda P4GN Jadi Prioritas

 

Selain itu, petugas juga mengamankan barang bukti lainnya berupa 1 timbangan elektrik, 2 buah handphone, 1 buah lakban hitam dan 10 paket plastik bening kosong.

"Dilihat dari jenis barangnya, dapat dipastikan bahwa barang haram tersebut berasal dari luar negeri," ungkap Tuteng.

Berdasarkan keterangan pelaku, ia merupakan pemain baru dalam kasus peredaran narkoba. "Kita akan terus mendalami kasus ini," ucapnya.

Lebih lanjut Tuteng menyebutkan, sebelum pelaku ini ditangkap, petugas menemukan dua orang pria. Namun salah satunya berhasil melarikan diri menghindari kejaran petugas, dengan menggunakan sepeda motor.

"Pelaku Rifky Taufik Rahman ini sempat terseret motor rekannya yang melarikan diri. Kini untuk teman pelaku yang melarikan diri, sudah kita tetapkan dalam DPO (Daftar Pencarian Orang)," ujarnya.

Pelaku, tegas Tuteng, dijerat Pasal 112 ayat 2 dan Pasal 114 ayat 2, Undang-undang Nomor 35 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman paling singkat 6 tahun penjara dan paling lama seumur hidup. *

 

Baca : Bandar Pengedar Ganja Di Kota Tasikmalaya Berhasil Diringkus BNN

 


Berita Terkait