Di Tengah Pandemi Covid-19, DMI Bangun Kekuatan Ekonomi Berbasis Masjid

Kamis, 24 September 2020 18:46 D. Farhan Kamil Daerah

Di Tengah Pandemi Covid-19, DMI Bangun Kekuatan Ekonomi Berbasis Masjid


Koropak.co.id - Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Tasikmalaya, menggelar pembinaan masyarakat masjid di 351 ranting DMI Se-Kabupaten Tasikmalaya, yang diselenggarakan di gedung Islamic Center Jalan Baypass Bojongkoneng Singaparna, dalam rangka mendongkrak perekonomian masyarakat masjid di masa pandemi Covid-19, Kamis (24/9/2020).

ketua PD DMI Kabupaten Tasikmalaya, KH Dede Saeful Anwar menyebutkan, di tengah resesi ekonomi salah satunya akibat dampak pandemi ini, diharapkan tumbuh gairah masyarakat untuk kembali ke masjid dan membangun kekuatan ekonomi berbasis masjid.

"Ini salah satu gerakan kita di DMI agar bagaimana masjid makmur dan masyarakat di dalamnya subur. Tidak ada alasan untuk berdiam diri di tengah pandemi yang berdampak terhadap kehidupan ekonomi. Justru sebaliknya kita ingin bangkit bersama dimulai dari masjid sebagaimana yang dilakukan Rasul SAW," kata ketua PD DMI Kabupaten Tasikmalaya, KH Dede Saeful Anwar.

Salah satu terobosan yang dilakukan oleh DMI terang dia, adalah memanfaatkan teknologi smartphone atau hape pintar untuk bertransaksi. Dengan memasang Payment Point Online Bank (PPOB).

"Semua kebutuhan masyarakat sehari-hari seperti pembelian pulsa, kuota data, token listrik, transfer, bayar tagihan air bersih, PLN, Pajak, BPJS dan kebutuhan lainnya, dapat dilayani secara online dengan mudah dan sederhana. Keuntungannya jelas untuk masjid dan juga untuk operator PPOB. Dan untuk PPOB ini, DMI sudah bekerjasama dengan salah satu Bank di Tasikmalaya," ujarnya.

Selain PPOB, pembinaan juga dilakukan terkait Qris. Dimana DKM yang telah memiliki rekening, akan difasilitasi untuk mendapat kode QR untuk keperluan pembayaran. "Asal ada QR tersebut, orang dengan mudah untuk menyumbangkan hartanya ke masjid. Cukup pindai/scan kodenya dengan handphone dan bayar," terang dia.

 

Koropak.co.id - Di Tengah Pandemi Covid-19, DMI Bangun Kekuatan Ekonomi Berbasis Masjid

 

Sementara itu, Wakil Ketua PD DMI Kabupaten Tasikmalaya, Dr. H. Ahmad Zaki Mubarok mengatakan, kegiatan pembinaan ini merupakan tahap lanjutan dari pembinaan sebelumnya yang dilakukan terhadap sebagian DKM ranting DMI.

"Sebelumnya kita lakukan hal yang sama. ada sekitat 150 DKM yang sudah menjalankan usahanya dengan modal awal bantuan pemerintah daerah masing-masing Rp 1 juta. Dan hari ini kita bina 351 ranting DMI Se-Kabupaten Tasikmalaya. Ke depan seluruh DKM yang berjumlah sekitar 3.941 masjid, harus sudah menjalankan bisnis ini termasuk memiliki Qris," kata Zaki.

Disebutkan, perhatian pemerintah melalui DMI terhadap masjid saat ini, begitu besar. Selain bantuan untuk operasional masjid besar (DKMB) dan DKM, juga ada bantuan untuk imam/marbot atau guru ngaji masjid dan santri berbasis masjid.

"Hari ini kita salurkan bantuan pemerintah untuk 1.053 DKM, 1.053 imam/marbot/guru ngaji dan beasiswa untuk 1.053 santri berbasis masjid," terang Zaki.*