Netizen Ramaikan Cuitan Jangan Beli Es Krim Aice di Twitter

Rabu, 30 September 2020 10:39 Eris Kuswara Nasional

Netizen Ramaikan Cuitan Jangan Beli Es Krim Aice di Twitter

 

Koropak.co.id - Sejak Sabtu (27/9/2020), tagar #Janganbelieskrimaice menjadi trending topic di Twitter dan juga ramai diperbincangkan netizen tanah air.

Trendingnya tagar tersebut, seiring dengan adanya tuntutan dari para pekerja buruh Aice, PT Alpen Food Industry (AFI), anak perusahaan Aice Group yang dikenal sebagai pabrik yang menjual es krim dengan harga murah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Koropak, persoalan awal dipicu akibat para buruh ini tidak mendapatkan upah sesuai UMK. Untuk para pekerja lulusan S1 mendapatkan tambahan upah yang lumayan, sementara para buruh umumnya hanya dihargai Rp 5.000 per tahunnya.

Akibatnya, sebagian besar buruh PT AFI yang bekerja sebagai operator produksi, didesak untuk menikmati upah yang sangat kecil. Sementara, di sisi lain para pekerja yang memiliki jabatan menikmati kenaikan upah yang besar. Sehingga alih-alih memperbaiki kinerja, justru para pekerja lebih cenderung mengejar posisi.

Pada tahun 2018, perusahaan menerapkan aturan pengambilan cuti yang cukup rumit. Seperti cuti haid yang nyaris tidak dapat diambil sama sekali, karena haid dianggap penyakit. Sehingga, para pekerja harus mendapatkan izin terlebih dahulu dari dokter klinik perusahaan, untuk mendapatkan cuti haid.

Hal yang sangat disayangkan, biasanya dokter klinik perusahaan itu tidak memberikan cuti haid tetapi hanya memberikan obat penghilang rasa sakit.

 

Baca : Patut Ditolak Mmnibus Law Cipta Kerja Bakal Eksploitasi Kaum Buruh

 

Hal yang lebih mengejutkan lagi, tercatat sepanjang tahun 2019 sudah terjadi 13 kasus keguguran dan 5 kematian bayi sebelum dilahirkan. Bahkan pada awal tahun 2020, kasus bertambah dengan adanya keguguran dan kasus kematian bayi.

Buntut dari serentetan kondisi itu, memicu reaksi publik salah satunya dalam unggahan akun Twitter @likedonjon. Terdapat sebuah foto para buruh yang tengah berdemonstrasi. Bahkan dalam foto tersebut, tampak sebuah banner besar yang menampilkan keluhan dan praduga para buruh untuk Perusahan Aice.

Tuntutan buruh itu meliputi buruh hamil dipekerjakan shift malam, beban kerja berat yang diduga penyebab keguguran. Kemudian diduga ada pencemaran lingkungan pembuangan amoniak dan diduga kebocoran amoniak, skorsing dan PHK sewenang-wenang, mutasi dan demosi sewenang-wenang hingga buruh kontrak dilanggar hak hukumnya.

 

Lihat : Perusahan Tak Penuhi Hak Buruh Mesti Ditindak

 

Melihat hal itu, netizen lain dengan nama akun Twitter @VickyIbrahim19 menyuarakan untuk berhenti membeli es krim Aice dikarenakan berasal dari penindasan terhadap janin-janin yang berguguran.

“Masyarakat Harus tahu Es krim Aice adalah satu2 nya es krim yang terbuat dari bahan dasar Penindasan, Stop beli Aice, Makan es krim aice seperti anda mencicipi darah janin2 yang berguguran,” katanya.

Hingga saat ini masih belum ada klarifikasi resmi dari Perusahaan Aice terhadap fenomena yang tengah terjadi dan menjadi polemik dikalangan netizen dan masyarakat tersebut.*

 

Lihat : Rampas Hak Buruh RUU Omnibus Law Cipta Kerja Diprotes

 


Berita Terkait