Cegah Sebaran Covid-19, Besok Swab Kedua Digelar di Komplek Pontren Cipasung

Kamis, 01 Oktober 2020 22:52 D. Farhan Kamil Daerah

Cegah Sebaran Covid-19, Besok Swab Kedua Digelar di Komplek Pontren Cipasung


Koropak.co.id - Menyusul ditemukanya puluhan santri terkonfirmasi positif Covid-19, termasuk beberapa dewan guru Pondok Pesantren Cipasung Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, relawan Covid-19 Pesantren Cipasung beserta Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya, akan melakukan pemeriksaan swab tahap kedua, pada Jumat (2/10/2020).

Hal tersebut ditegaskan Humas Relawan Covid 19 Pesantren Cipasung, Deny Arif Rahman kepada Koropak, Kamis (1/10/2020).

"Untuk pemeriksaan swab tahap pertama, sudah dilaksanakan pada Senin (28/8/2020) terhadap 148 santri dan hasilnya tercatat ada 86 santri terkonfirmasi dan empat anggota keluarga besar pesantren juga terpapar Covid-19 karena kontak erat," ungkap Deny.

Untuk selanjutnya terang dia, akan di lakukan pemeriksaan swab tahap kedua terhadap 200 orang santri, dewan guru termasuk sesepuh Pesantren Cipasung, yakni KH. Abun Bunyamin Ruhiat.

Bahkan, untuk memastikan perkembangan pandemi di lingkungan pesantren, pihaknya bersama tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 kabupaten termasuk di dalamnya tim Satgas Dinas Kesehatan, RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya dan Sigesit 119 akan memeriksa swab kepada masyarakat yang berada di sekitar komplek pesantren seiring dengan upaya tim gugus tugas Covid-19 melakukan tracing/tracking.

"Sampai saat ini pihak Pontren terus berusaha menangani permasalahan pandemi Covid-19. Salah satu langkah yang telah dan akan kami lakukan adalah dengan melakukan swab test secara bertahap," ujarnya.

 

Koropak.co.id - Cegah Sebaran Covid-19, Besok Swab Kedua Digelar di Komplek Pontren Cipasung

 

Baca : Tolak Kedatangan Tim Gugus Tugas Covid-19 Jawa Barat, Wagub Prihatin

 

Terkait penanganan santri yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, Deny menyebutkan, satu orang santri sudah diisolasi di RSUD SMC per hari ini, karena mengalami diare. Sementara yang lainnya diisolasi mandiri di pondok khusus yang telah disiapkan pesantren dengan protokol kesehatan yang sangat ketat.

"Selain santri, empat anggota keluarga pesantren juga telah diisolasi. Tiga di RSUD SMC dan satu orang isolasi mandiri di rumahnya. Ia merupakan dewan pembina pesantren," ucap Deny.

Ia pun memohon do'a dari semua pihak, termasuk orang tua/wali santri, agar pandemi Covid-19 di Pesantren Cipasung khususnya, segera berakhir.*

 

Baca : Puluhan Santri di Kabupaten Tasikmalaya Terkonfirmasi Positif Covid-19


Berita Terkait