KPU Gelar Wawancara Relawan Demokrasi Untuk Pilkada Kabupaten Tasikmalaya

Sabtu, 03 Oktober 2020 15:03 D. Farhan Kamil Pilkada

KPU Gelar Wawancara Relawan Demokrasi Untuk Pilkada Kabupaten Tasikmalaya

 

Koropak.co.id - Sebanyak 36 calon relawan demokrasi Pilkada serentak Desember 2020 Tasikmalaya, mengikuti tes wawancara yang dilaksanakan di Kantor KPU Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (3/10/2020).

Mereka yang mengikuti tes wawancara tersebut, setelah dinyatakan lolos tahapan administrasi yang dilaksanakan KPU sehari sebelumnya, dari total pendaftar sebanyak 46 orang.

Komisioner KPU Kabupaten Tasikmalaya Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM Istianah, M.Ag mengatakan, rekrutmen relawan demokrasi pada Pilkada Desember 2020, jauh berbeda dengan Pileg dan Pilpres pada tahun 2019 lalu.

Selain jumlah relawan dibatasi hanya 10 orang, basis relawan pun berkurang menjadi 5 basis. Yaitu basis pemilih pemula, pemilih perempuan, pemilih penyandang disabilitas, basis komunitas dan basis warga internet (netizen). Padahal sebelumnya ditargetkan 10 basis masing-masing basis beranggotakan 5 orang, seperti pada pemilu 2019.

"Ada beberapa basis yang dimerger kepada lima basis yang prioritas. Seperti basis keluarga, pemuda-olahraga dan marginal ke basis komunitas. Hal ini kita lakukan untuk menyiasati keterbatasan anggaran karena kebijakan refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19," kata Istianah.

Akibat dibatasi jumlah relawan yang hanya berjumlah 10 orang untuk lima basis, maka secara otomatis tugas relawan demokrasi pada Pilkada 2020 ini menjadi tidak sederhana. Selain harus mampu meng-cover basis-basis yang dimerger, para relawan ini juga harus bisa menyelesaikan dua misi, yakni sosialisasi pemilu dan pencegahan penularan Covid-19.

"Nantinya, para relawan demokrasi ini akan merambah ke daerah-daerah sesuai basis. Tentu saja tatap muka dengan basis tidak dapat dihindari. Untuk itu, KPU menekankan kepada seluruh relawan agar tetap memerhatikan protokol kesehatan demi kesehatan pribadi dan juga lingkungan, " tutur Istianah.

 

Koropak.co.id - KPU Gelar Wawancara Relawan Demokrasi Untuk Pilkada Kabupaten Tasikmalaya

 

Lebih lanjut Istianah menyebutkan, relawan demokrasi dibentuk dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas proses pemilihan, meningkatkan partisipasi pemilih, kepercayaan publik terhadap proses demokrasi, membangkitkan kesukarelaan masyarakat sipil dalam agenda pemilihan dan demokratisasi serta kesadaran terhadap pentingnya menjalankan protokol kesehatan Covid-19.

Salah seorang peserta tes wawancara, Nida Aniati mengaku terpanggil menjadi relawan demokrasi untuk memastikan pemilih menggunakan hak pilihnya secara baik pada pemilihan bupati dan wakil bupati Tasikmalaya, di tengah rentanitas menurunnya partisipasi pemilih akibat dampak wabah Covid-19.

"Saya ikut mendaftar relawan demokrasi dengan pilihan basis perempuan. Pertimbangan saya salah satunya adalah, bahwa perempuan ini selalu menempati prosentase teratas partisipasi pemilih dalam setiap hajat demokrasi. Tentunya basis perempuan memiliki potensi besar menjadi agen edukasi demokrasi bagi lingkungan sekitarnya," kata Nida yang juga mantan relawan demokrasi basis berkebutuhan khusus pada pemilu 2019.

Selain melakukan sosialisasi secara langsung atau tatap muka di tengah-tengah basis, untuk menyisati masa pandemi Covid-19 ini, ia merencanakan untuk mengoptimalkan sosialisasi melalui sosial media yang bisa diterima di masayarakat.

"Konsep dan strategi sosialisasinya sudah saya siapkan. Mudah-mudahan saya lolos dalam seleksi ini," ujarnya.*

 

Baca : KPU Tetapkan Nomor Urut Pasangan Cabup Cawabup di Pilkada Tasikmalaya 2020


Berita Terkait