Akibat Longsor, Jalan Salopa-Cikatomas Tasikmalaya Sempat Lumpuh

Sabtu, 10 Oktober 2020 22:54 D. Farhan Kamil Daerah

Akibat Longsor, Jalan Salopa-Cikatomas Tasikmalaya Sempat Lumpuh

 

Koropak.co.id - Setelah diguyur hujan deras cukup lama, tebing setinggi 20 meter di Kampung Pariuk Leuwi Hieum, RT 03 RW 04, Desa Mandalahayu, Kecamatan Salopa, Kabupaten Tasikmalaya, longsor dan menutupi akses jalan raya yang menghubungkan Kecamatan Salopa-Cikatomas, Sabtu (10/10/2020) dini hari.

Akibatnya, selama hampir 12 jam akses jalan tersebut lumpuh dan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua. Hal itu karena material tanah menutupi hampir sebagian besar badan jalan raya hingga 50 meter.

Danramil 1219/Salopa Kapten Inf Suprianto Batubara menyebutkan, selain karena kondisi tanahnya labil, bencana longsor tersebut dipicu oleh intensitas hujan yang cukup tinggi yang mengguyur sejak sore hingga malam hari.

"Material tanah sempat menutup badan jalan, sehingga untuk membuka akses tersebut, kami mengajak puluhan warga sekitar dan aparat desa serta kepolisian juga dari BPBD Kabupaten Tasikmalaya," katanya.

Tim gabungan dibantu elemen masyarakat lainnya secara manual menyingkirkan timbunan tanah yang menutupi badan jalan. Hal itu dilakukan sambil menunggu alat berat yang sudah diminta Camat Salopa kepada pihak Pemda Kabupaten Tasikmalaya.

"Beberapa jam kemudian, material longsor secara bertahap dapat disingkirkan dari badan jalan. Jalur pun kemudian dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat, meskipun secara bergantian," tuturnya.

 

Koropak.co.id - Akibat Longsor, Jalan Salopa-Cikatomas Tasikmalaya Sempat Lumpuh

 

Baca : Longsor Malangbong Disebabkan Kondisi Tanah Labil

 

Bencana longsor tersebut awalnya diketahui oleh salah seorang supir truk yang sempat terjebak di lokasi longsor, Yudi (33). Ia menuturkan, sempat mendengar suara gemuruh dari arah depan. Ia kemudian menghentikan laju kendaraan meski dibawah guyuran hujan deras.

Tidak berselang lama, sekitar 20 meter di arah depan truk, tebing ambrol dan menutup jalan. "Saya sempat memundurkan truk dan tidak lama kemudian datang kendaraan lain dari arah yang sama. Kamipun langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwenang," tuturnya.

Sementara itu, salah seorang tokoh Pemuda Kecamatan Salopa, Jajang berharap agar pemerintah segera membuat benteng ditebing bawah jalan raya yang setiap hari mengalami perembesan.

"Jalan raya ini posisisnya vital. Karena satu-satunya akses jalan menuju selatan Tasikmalaya. Di bawah jalan tersebut terdapat bekas pertambangan emas yang sudah lama dibiarkan. Kami khawatir, jalan raya ini ambrol di tengah musim hujan setelah lama kemarau," ujarnya.*

 

Baca : Longsor Mengancam Ratusan Warga di Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya


Berita Terkait