Tidak Sesuai Aturan, Tim Gabungan Tertibkan APK dan APS Cabup dan Cawabup

Selasa, 13 Oktober 2020 17:35 D. Farhan Kamil Pilkada

Tidak Sesuai Aturan, Tim Gabungan Tertibkan APK dan APS Cabup dan Cawabup

 

 

Koropak.co.id - Tim gabungan Bawaslu, KPU, Satpol-PP, Dinas Perhubungan (Dishub) dan TNI/Polri, secara serentak menertibkan sejumlah alat peraga sosialisasi (APS) dan alat peraga kampanye (APK) di beberapa titik lokasi yang tidak sesuai dengan ketentuan atau Peraturan KPU/PKPU, Selasa (13/10/2020).

Aksi penertiban tersebut, secara simbolis dilaksanakan di Alun-alun Singaparna untuk kemudian diikuti oleh petugas di seluruh daerah di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Sejumlah baligo berukuran jumbo, spanduk termasuk poster berisikan iklan layanan masyarakat yang mencantumkan foto Bupati Tasikmalaya termasuk calon bupati lainnya yang berjejer di areal Alun-alun Singaparna, diturunkan petugas kemudian dilipat dan diamankan dalam kendaraan Satpol PP.

"Diawali dari areal Alun-alun Singaparna, di seluruh wilayah Kabupaten Tasikmalaya serentak menertibkan seluruh APS maupun APK yang tidak sesuai ketentuan penempatannya. Khusus di alun-alun ini, masih banyak ditemukan APK, APS dan iklan layanan masyarakat yang masih terpasang," kata Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Dodi Juanda SP.

 

Baca : Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Dorong KPU Rasionalisasi Penambahan Jumlah Pemilih

 

Sementara itu, Komisioner KPU Kabupaten Tasikmalaya Divisi Hukum dan Teknis, Fahrudin, S.Ag mengatakan, KPU telah menetapkan titik lokasi dan zonasi pemasangan APK di setiap desa dan kecamatan di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Untuk di desa terdapat 10 titik yang disediakan untuk masing-masing pasangan calon dan KPU yang memfasilitasi APK nya dengan jumlah yang terbatas.

"Sesuai ketetapan KPU, masing-masing pasangan calon mendapat dua buah baligo, 195 umbul-umbul dan 351 spanduk se-Kabupaten Tasikmalaya. Sedang untuk poster, pamflet, brosur, dan selebaran, per pasangan calon itu sebanyak 10.475, atau 41.900 APK untuk empat pasangan calon yang ada," terangnya.*

 

Baca : Bawaslu Beberkan Potensi Karut Marut Daftar Pemilih di Pilkada Serentak 2020


Berita Terkait