Anggota Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya Kompak Pakai Batik Khas Tasik

Selasa, 13 Oktober 2020 23:03 Adin Wardini Parlemen

Anggota Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya Kompak Pakai Batik Khas Tasik

 

Koropak.co.id - Sejumlah anggota Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya, mengenakan pakaian batik khas Tasikmalaya karya luhur pengrajin batik warga Tasik, Selasa (13/10/2020). Selain untuk menunjukkan rasa bangga terhadap produk lokal, pengguna batik khas tersebut sebagai ajang promosi kepada masyarakat agar lebih berani dan percaya diri mencintai produksi rumah sendiri.

"Niatnya adalah untuk meningkatkan kemajuan ekonomi di Kota Tasikmalaya, maka hari ini Komisi II memakai baju batik khas Tasik seperti yang saya pakai ini. Kita sengaja menggunakannya untuk memberikan contoh agar masyarakat bisa mencintai produk Tasikmalaya," kata Anggota Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya, H Murjani SE., MM saat dijumpai Koropak di ruang kerjanya.

 

Baca : Indonesia Jadi Negara Tempat Pertama Lahir Batik

 

Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya terang dia, memiliki tugas dan fungsi yang berurusan dengan perekonomian dan keuangan. Pihaknya berupaya agar usaha mikro kecil di Kota Tasikmalaya bisa tumbuh lebih baik, sehingga akan mempengaruhi terhadap pertumbuhan ekonomi secara makro di tatanan kehidupan masyarakat yang berdampak baik terhadap kesejahteraan.

"Contoh soal batik, bukan hanya baju saja, banyak pengrajin yang kini memproduksi masker batik yang sudah disepadankan dengan corak baju. Tentunya ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pencinta batik. Nah tinggal bagaimana masyarakat hari ini mencintai produk batik khas Tasik. Maka kami dan pemerintah yang harus memulai," terang dia.

 

Baca : Jangan Sembarangan, Batik Hanya Boleh Dipakai Raja dan Bangsawan

 

Lebih lanjut Murjani menuturkan, dilihat dari Indeks Rasio Gini, Kota Tasikmalaya masih berada di angka 0,4. Artinya angka kemiskinan di Kota Tasikmalaya masih cukup tinggi, yang pada awalnya sebesar 12,6 persen, saat ini bertambah menjadi 13,5 persen karena dipengaruhi juga oleh situasi pandemi Covid-19.

"Meskipun angka kemiskinan bertambah, namun pertumbuhan ekonomi Kota Tasikmalaya justru meningkat. Hanya saja pertumbuhan tersebut tidak merembes ke tataran bawah. Untuk itu kita akan donor dulu kalangan bawah mulai dari usaha mikro kecil batik, yang nantinya bisa menyebar ke usaha mikro kecil lainnya di Kota Tasikmalaya," tuturnya. *

 

Baca : Ajak Masyarakat Mencintai Batik, Anggota Dewan Kunjungi Sentra Batik Kota Tasikmalaya


Berita Terkait