Pemkab Tasikmalaya Perkuat Penggerak Pola Hidup Bersih dan Sehat

Rabu, 14 Oktober 2020 22:04 D. Farhan Kamil Daerah

Pemkab Tasikmalaya Perkuat Penggerak Pola Hidup Bersih dan Sehat

 

Koropak.co.id - Ketua Saka Bakti Husada Gerakan Pramuka Kabupaten Tasikmalaya, dr Reti Zia Dewi mengatakan, dalam penyelenggaraan Saka Bakti Husada, terdapat krida yang merupakan satuan terkecil dari Saka Bakti Husada.

Yakni Krida Bina Lingkungan Sehat, Keluarga Sehat, Pengendalian Penyakit, Bina Gizi, Bina Obat dan Krida Bina Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Setiap krida terang dia mempunyai syarat kecakapan khusus (SKK) yang harus dikuasai oleh setiap anggota. SKK krida bina keluarga sehat meliputi kesehatan ibu dan bayi baru lahir, balita dan anak pra-sekolah, kesehatan usia sekolah dan remaja.

Kemudian kesehatan reproduksi, kesehatan lanjut usia, kesehatan kerja dan olahraga dan asuhan mandiri kesehatan tradisional.

"Berdasarkan SKK yang terdapat di krida bina keluarga sehat, maka anggota Saka Bakti Husada yang mendalami krida bina keluarga sehat dapat menjadi penyedia jasa pengasuh bayi, anak, lanjut usia, instruktur olahraga, atau wirausaha pemanfaatan tanaman obat keluarga," terang Reti, Rabu (14/10/2020).

Selanjutnya Krida Bina Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah wadah pengetahuan dan keterampilan tentang PHBS agar mau dan mampu menerapkan pada diri sendiri, keluarga serta menggerakkan masyarakat.

"Krida ini bertujuan untuk memperoleh kecakapan khusus tentang PHBS di rumah tangga, sekolah, tempat dan fasilitas umum, tempat kerja dan di institusi kesehatan," tuturnya.

 

 Koropak.co.id - Pemkab Tasikmalaya Perkuat Penggerak Pola Hidup Bersih dan Sehat

 

 

Adapun SKK yang harus dikuasai pada krida ini lanjut dia, meliputi PHBS di rumah tangga, sekolah, tempat dan fasilitas umum, tempat kerja dan PHBS di institusi kesehatan.

"Berdasarkan SKK tersebut, maka anggota Saka Bakti Husada yang mendalami krida bina PHBS dapat menjadi kader penggerak hidup sehat. Besar manfaat yang akan didapat jika setiap krida dikuasai," ujarnya.

Lebih lanjut Reti menjelaskan, pembinaan Saka Bakti Husada merupakan bagian dari upaya mencapai tujuan pembangunan kesehatan dengan peningkatan peran serta masyarakat.

Dengan berkembangnya kegiatan Saka Bakti Husada diharapkan akan menjadi sarana untuk memunculkan para agen perubahan dan pendidik sebaya yang dapat menjadi penggerak masyarakat khususnya generasi muda untuk menerapkan pola hidup sehat.

Selain itu, anggota Saka Bakti Husada diharapkan dapat menjadi mitra jajaran kesehatan dalam upaya penyelesaian
permasalahan kesehatan yang ada di masyarakat.

"Dalam situsai pandemi Covid-19 ini, kita genjot gerakan Saka Bakti Husada, terutama Krida bina keluarga sehat dan PHBS," ucap Reti*

 

Baca : Gerakan Pramuka Berperan Penting Dalam Pembangunan Kesehatan


Berita Terkait