Perempuan-perempuan Yang Melawan di Aksi Tasik Menggugat Omnibus Law

Senin, 19 Oktober 2020 20:02 Eris Kuswara Daerah

Perempuan-perempuan Yang Melawan di Aksi Tasik Menggugat Omnibus Law

 

Koropak.co.id - Dibalik aksi-aksi demonstrasi yang dilakukan para mahasiswa, dalam menyampaikan aspirasi kepada pemerintah, kerap diwarnai dengan pemandangan yang menyejukan indra penglihatan dengan kehadiran kaum perempuan berparas cantik dan penampilan yang menarik.

Selain hanya sekedar ikut memeriahkan aksi demonstrasi dengan tampil cantik, mereka juga ternyata piawai berorasi menyampaikan aspirasi masyarakat sambil menggaungkan slogan "Hidup Perempuan Yang Melawan".

Hal itu tergambar jelas saat aksi demonstrasi yang dilakukan ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Tasikmalaya di Depan Gedung DPRD Kota Tasikmalaya, Sabtu (17/10/2020) lalu.

 

Koropak.co.id - Perempuan Yang Melawan di Aksi Tasik Menggugat Omnibus Law

 

Baca : Aksi Tasik Menggugat Omnibus Law, Warnai Hari Jadi Ke-19 Kota Tasikmalaya

 

Dalam aksi demonstrasi dengan tuntutan penolakan pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja, salah seorang mahasiswi dengan lantang menyampaikan orasi penolakan UU tersebut dengan gaya puisinya yang menyentuh perasaan dan membangkitkan emosional untuk berjuang melawan kebijakan yang dinilai menindas nasib rakyat dan memberangus nasib masa depan bangsa.

Selain berorasi, sejumlah mahasiswi nampak membawa alat peraga tuntutannya dengan tulisan dan kata-kata yang nyeleneh. Seperti "Aku Butuh Kepastian", "Hukum Tolong Jangan Bertepuk Sebelah Tangan Kaya Cintaku".

Tidak sedikit kata-kata dari alat peraga tuntutan itu juga, mengundang gelak tawa, senyuman dan daya tarik bagi siapapun yang membacanya.*

 

Baca : Dewan Tawarkan Solusi Penyelesaian Masalah Dengan Diskusi Forum


Berita Terkait