BNN Bongkar Kasus Ladang Ganja, Lima Tersangka Diamankan Petugas

Selasa, 20 Oktober 2020 19:23 Dede Hadiyana Daerah

BNN Bongkar Kasus Ladang Ganja, Lima Tersangka Diamankan Petugas

 

Koropak.co.id - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tasikmalaya bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Barat, berhasil mengungkap kasus ladang ganja di wilayah Tasikmalaya utara. Tepatnya di Kampung Cisirah RT 4/RW 7 Desa Cibahayu Kecamatan Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (20/10/2020).

Petugas berhasil mengamankan 5 orang tersangka yakni M (50) dan UR (32) warga Cisirah, E (27) dan B (30) warga Rancakuya, dan satu orang lainnya yakni A (32) warga Pasirhuni, termasuk barang bukti tanaman ganja sebanyak 45 batang pohon dengan berbagai ukuran, mulai dari bibit hasil semai hingga siap panen.

Langsung dari lokasi kejadian, Kepala BNN Kota Tasikmalaya Tuteng Budiman mengatakan, pihaknya telah bekerjasama dengan aparat setempat termasuk warga, untuk mengungkap kasus penanaman ganja tersebut, sejak 2 bulan lalu.

"Menurut pengakuan pelaku, ia sudah dua tahun menanam ganja. Berawal dari biji kemudian setelah tumbuh ditanam menggunakan polybag dan ditempatkan di loteng atap rumah," ujarnya.

Senin (19/10/2020), lanjut Tuteng, pihaknya sudah menguji barang haram hasil survey tim di lapangan, dan hasilnya benar bahwa barang itu adalah THC atau narkotika jenis ganja.

"Tersangka juga mengaku sejak kecil sudah menggunakan ganja tersebut. Jadi tersangka ini sebagai pemakai dan penjual," katanya.

 

Koropak.co.id - BNN Bongkar Kasus Ladang Ganja, Lima Tersangka Diamankan Petugas

 

Baca : Bandar Pengedar Ganja Di Kota Tasikmalaya Berhasil Diringkus BNN

 

Pelaku terang dia, belum pernah tertangkap dan untuk sementara informasi peredarannya masih di level lokal seperti di Kecamatan Ciawi. Tetapi tidak menutup kemungkinan peredarannya sudah menembus ke luar daerah.

"Alhamdulillah, di wilayah Ciawi ini secara perlahan peredaran narkotika jenis ganja ini bisa diminimalisir. Karena kami mengatahui persis bahwa perputaran narkoba baik ganja, sabu, maupun pil di wilayah ini, terbilang masih cukup memprihatinkan," ungkapnya.

Hingga berita ini dimuat, pihak BNN masih terus melakukan pengembangan terkait terbongkarnya ladang ganja tersebut.

"Tersangka dijerat Pasal 111 Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman 4 tahun penjara, maksimal seumur hidup," ucapnya.*

 

Baca : Kisah Petani Durian di Tasikmalaya Yang Dikenal Ahli Tanam Ganja


Berita Terkait