Kisah Petani Durian di Tasikmalaya Yang Dikenal Ahli Tanam Ganja

Selasa, 20 Oktober 2020 20:01 Dede Hadiyana Daerah

Kisah Petani Durian di Tasikmalaya Yang Dikenal Ahli Tanam Ganja

 

Koropak.co.id - Tidak ada seorang pun bakal menduga, jika M (50) warga Kampung Cisirah Desa Cibahayu Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya yang berprofesi sebagai petani durian ini, diciduk petugas dari Badan Narkotika Nasional (BNN), gara-gara menanam ganja di atas atap rumahnya.

Dalam kesehariannya, ia bersama rekannya, UR (32), beraktivitas sosial dan berbaur dengan lingkungan masyarakat tanpa menunjukan gelagat mencurigakan atau perilaku negatif.

Hal tersebut dituturkan Kepala Desa Cibahayu Erin Nuhrudin, beberapa saat setelah aksi penyergapan beberapa pemilik ladang ganja oleh BNN Kota Tasikmalaya bersama BNN Provinsi Jawa Barat, Selasa (20/10/2020).

Warga sekitar pun terang dia, dipastikan tidak akan ada yang menyangka dengan apa yang telah terjadi terhadap M yang sudah cukup lama berstatus duda dengan satu orang anak. Apalagi M ini merupakan adik kandung dari mantan Bupati Tangerang yaitu Almarhum Benyamin.

"Semua orang sudah tahu, jika M adalah adik kandung almarhum yang dulu sering berkunjung kesini, karena memang disini rumah orang tua almarhum," Kata Erin.

 

Koropak.co.id - Kisah Petani Durian di Tasikmalaya Yang Dikenal Ahli Tanam Ganja

 

Ia menambahkan, oknum masyarakat kini sudah diamankan oleh aparat berwenang. Kasus penanaman ganja ini benar-benar menampar wajah pemerintahan desa dan masyarakat pada umumnya.

"Ke depan, pastinya kita akan lebih waspada dan berhati-hati terhadap aktivitas warga. Kita sangat khawatir jika penyebaran barang haram ini sudah terjadi di tataran warga kami terutama di kalangan anak muda," tuturnya.

Seperti dikatakan H. Asep Sanusi (65), salah seorang tetangga M. Ia sama sekali tidak menyangka dengan apa yang telah terjadi terhadap M. Ia mangaku sempat kaget dan bertanya-tanya saat menyaksikan banyaknya aparat kepolisian di rumah tersangka M.

"Tidak ada hal mencurigaan terhadap M. Karena orangnya memang biasa-biasa saja dan baik terhadap warga lainnya. Namun ternyata di balik itu semua, sungguh sangat disayangkan, nama kampung kini jadi tercemar dan jelek," ungkapnya.*

 

Baca : BNN Bongkar Kasus Ladang Ganja, Lima Tersangka Diamankan Petugas


Berita Terkait