Koperasi Milik Rakyat Bisa Jadi Solusi Dalam Melawan Ritel Besar

Sabtu, 24 Oktober 2020 19:36 Eris Kuswara Parlemen

Koperasi Milik Rakyat Bisa Jadi Solusi Dalam Melawan Ritel Besar


Koropak.co.id - Anggota Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya, H Murjani, SE, MM mengatakan, untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD), seharusnya pemerintah jangan hanya mengandalkan hasil dari pajak dan retribusi. Pemerintah seyogyanya bisa membuat usaha yang maksimal melalui perusahaan-perusahaan daerah atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Menurutnya, PAD Pemerintah Kota Tasikmalaya, hingga saat ini dinilai masih stagnan atau jalan ditempat. Maka butuh terobosan cepat dan akurat.

"Salah satunya bisa membuat Koperasi Milik Rakyat (Komira) sebagai penyeimbang kehadiran Alfamart dan Indomaret di Kota Tasikmalaya. Pada intinya kita harus bisa memegang modern retail. Maka dalam hal ini butuh kebijakan kepala daerah," kata Murjani.

 

Baca : Di Kota Tasikmalaya Akan Dibangun Pusat Koperasi Terpadu

 

Selanjutnya terang dia, untuk menghentikan ekspansi Alfamart dan Indomaret, hanya bisa dengan mengunakan kebijakan Walikota. Agar bagaimana para pegawai pemerintah dan masyarakat umum tertarik untuk berbelanja di Komira. Dan jika perlu, pemerintah memberikan reward atau penghargaan tertentu bagi masyarakat yang berbelanja banyak di Komira.

Bahkan bisa saja, bagi ASN di lingkungan Pemkot Tasikmalaya yang berbelanja di Komira, dijadikan penilaian menjadi satu kredit poin sebagai pertimbangan kenaikan jabatan.

"Maka dengan cara seperti itu, Komira secara otomatis bisa hidup dan secara bertahap, masyarakat akan meningalkan retail-retail modern besar yang ada di Kota Tasikmalaya," terangnya.

 

Baca : Murjani: Agen Perubahan di Era Digitalisasi Kaum Milenial Mesti Melek Koperasi

 

Lebih jauh Murjani menyebutkan, untuk membudayakan masyarakat belanja di Komira, Walikota harus memberikan contoh terlebih dahulu dengan berbelanja di Komira. Sehingga, jika pemimpin dan masyarakatnya sudah tumbuh kesadaran untuk berbelanja produk sendiri di Komira, maka otomotis pemerintah ke depan bisa menguasai retail modern.

"Banyak contoh di daerah lain seperti di Kulon Progo. Mereka sukses dengan pengelolaan retail-retail modern dengan produk-produk sendiri," ujarnya.

Ditambahkan, banyak cara untuk dapat meningkatkan PAD secara profesional ke depan. Tentunya hal ini harus diwacanakan, karena jika PAD-nya sudah naik maka otomatis upah minimun juga akan naik. Jika prinsip pengelolaan anggarannya masih seperti hari ini maka PAD akan tetap berjalan di tempat," tuturnya.*

 

Lihat : Wacana Revitalisasi Dorong Geliat Pertumbuhan Koperasi di Kota Tasikmalaya


Berita Terkait