KPU Ingatkan Pemilih Untuk Memakai Masker dan Membawa Pulpen Saat Ke TPS

Kamis, 05 November 2020 18:44 D. Farhan Kamil Pilkada

KPU Ingatkan Pemilih Untuk Memakai Masker dan Membawa Pulpen Saat Ke TPS

 

Koropak.co.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tasikmalaya, mengingatkan agar pada tanggal 9 Desember 2020 nanti, para pemilih datang ke tempat pemungutan suara (TPS) dengan memakai masker yang menutupi mulut, hidung hingga dagu dan membawa alat tulis sendiri (pulpen).

Hal tersebut dalam rangka mewujudkan pemilu yang aman dan sehat di tengah pandemi Covid-19 yang masih terjadi di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. "Lebih rinci, setiap pemilih akan mendapat formulir model C.Pemberitahuan-KWK atau surat pemberitahuan pemungutan suara kepada pemilih. Disitu ada beberapa ketentuan yang harus ditaati setiap pemilih termasuk ketentuan waktu pemungutan," ungkap Komisioner KPU Kabupaten Tasikmalaya Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Istianah M.Ag, Kamis (5/11/2020).

Lebih jauh, Istianah menyebutkan, berdasarkan Peraturan KPU nomor 6 tahun 2020 tentang penerapan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan dan penularan di TPS, ada beberapa kebijakan TPS di masa pandemi yang wajib dipatuhi semua pihak.

Antara lain adalah, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan petugas ketertiban TPS, wajib menggunakan alat pelindung diri berupa masker yang menutupi hidung dan mulut hingga dagu, sarung tangan sekali pakai dan pelindung wajah atau face shield.

"Hal yang sama wajib dilakukan oleh saksi dan pengawas TPS yang hadir di TPS. Hanya saja dalam aturan tidak ditekankan menggunakan face shield," ujarnya.

Selanjutnya, di TPS wajib tersedia sarana sanitasi pada tempat dan/atau perlengkapan yang digunakan untuk kegiatan pemungutan dan perhitungan suara, meliputi fasilitas cuci tangan dengan air mengalir, sabun dan disinfektan. Termasuk menyediakan sarung tangan sekali pakai untuk para pemilih.

 

KPU Ingatkan Pemilih Untuk Memakai Masker dan Membawa Pulpen Saat Ke TPS (2)

 

 

Kemudian petugas TPS wajib mengatur jumlah pemilih yang memasuki TPS dengan mempertimbangkan kapasitas tempat dan ketentuan jarak antar pemilih paling kurang 1 meter.

"Sebagai upaya antisipasi penyebaran virus corona, berdasarkan amanat PKPU tersebut, petugas KPPS, petugas kebersihan dan keamananan TPS akan di-rapid test. Dan lokasi serta peralatan di TPS akan dilakukan penyemprotan disinfektan," ujarnya.

Dengan adanya aturan tersebut, KPU secara marathon melakukan sosialisasi kepada masyarakat baik secara langsung maupun melalui PPK termasuk mengoptimalkan kerja relawan demokrasi (relasi) KPU.

"Pada Pilkada nanti, target KPU adalah 77,5 persen tingkat partisipasi pemilih. Kami terus berikhtiar agar target tersebut benar-benar tercapai dan terselenggaranya Pilkada yang berkualitas serta berintegritas dalam tatanan kebiasaan baru di tengah pandemi Covid-19," ujarnya.*

 

Baca : KPU Gelar Simulasi Pemungutan Suara Di Tengah Pandemi Covid-19


Berita Terkait