Gebyar DMI Kabupaten Tasikmalaya 2020 di Tengah Pandemi Covid-19

Sabtu, 07 November 2020 12:19 D. Farhan Kamil Daerah

Gebyar DMI Kabupaten Tasikmalaya 2020 di Tengah Pandemi Covid-19

 

Koropak.co.id - Dewan Majid Indonesia (DMI) Kabupaten Tasikmalaya kembali menyalurkan bantuan operasional untuk masjid jami, imam/marbot/guru masjid dan beasiswa santri berbasis masjid di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Penyaluran dilaksanakan di Gedung Dakwah Singaparna, Sabtu (7/11/2020).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua beserta jajaran pengurus PD DMI, PC DMI enam kecamatan, Camat Singaparna, Camat Sukarame dan Ketua MUI Kecamatan Singaparna.

Ketua panitia kegiatan, Dr. H. Acep Zoni Saeful Mubarok, M.Ag mengatakan, kali ini bantuan tersebut diberikan untuk 352 penerima yang berada di zona empat, meliputi Kecamatan Singaparna, Sukarame, Sukaratu, Sariwangi, Leuwisari dan Padakembang.

Menurutnya, meskipun sempat tertunda akibat pandemi Covid-19, melalui gebyar DMI yang diselenggarakan sejak 8 Oktober hingga 6 Desember 2020 ini, secara keseluruhan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya ini mencapai Rp 5 miliar yang disalurkan untuk 1.053 bantuan operasional DKM Masjid Jami, 1.053 bantuan untuk imam/marebot/guru ngaji dan penyaluran 1.053 beasiswa santri berbasis masjid.

"Hari ini kami salurkan bantuan untuk 352 penerima dari enam kecamatan di zona 4. Masing-masing 80 penerima di Kecamatan Singaparna, 48 dari Sukarame, 40 dari Padakembang, 56 dari Leuwisari, 64 dari Sariwangi dan 64 penerima dari Sukaratu," kata Acep.

Selain penyaluran bantuan, ditahun kedua kegiatan gebyar DMI ini, juga dilaksanakan pembinaan ekonomi berbasis masjid meliputi, program Mesra, KUR untuk masyarakat masjid, bank wakaf mini, PPOB, Qris, program sertifikasi gratis dan DMI Mart atau program pengadaan barang berbasis masjid.

 

Gebyar DMI Kabupaten Tasikmalaya 2020 di Tengah Pandemi Covid-19 (2)

 

Baca : Keluarga Mayasari Berbagi Kebahagiaan Bersama Pejuang Agama

 

Sementara itu, Ketua PD DMI Kabupaten Tasikmalaya, KH. Dede Saeful Anwar, M.Pd mengatakan, DMI terus bergerak dengan beragam terobosan membangun ekonomi berbasis masjid. Hal itu sebagai ikhtiar untuk memakmurkan masjid sebagai dasar mewujudkan kemakmuran negeri.

"Adanya perhatian pemerintah yang luar biasa terhadap kemajuan masjid, marbot/guru masjid dan santri masjid selama ini, menjadi energi bagi DMI dari hulu hingga hilir di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, terus bergerak untuk memakmurkan masjid baik dari segi ukhrowi maupun duniawinya. Masjid sebagai pusat ibadah, ekonomi maupun budaya," ujarnya.

Sementara itu Camat Singaparna, Kusnanto, S.Sos meminta kepada seluruh pengurus DKM, marbot/guru masjid, untuk terus menyosialisasikan pentingnya protokol kesehatan. Sebab ancaman pandemi Covid-19 masih belum berakhir apalagi vaksin untuk virus tersebut masih belum ditemukan secara pasti.

"Harapan kami, seluruh DKM tetap istiqomah dalam menerapkan protokol kesehatan. Dan kami meminta menjelang Pelaksanaan Pilkada serentak 9 Desember 2020 nanti, semua turut mendukung menyukseskan pesta demokrasi tersebut menjadi pemilu aman, tertib, damai dan berkualitas," kata Kusnanto.

Termasuk mengajak warga yang sudah menginjak usia 17 tahun untuk segera melakukan perekaman untuk e-KTP di seluruh kantor kecamatan, sehingga hak pilihnya dapat disalurkan di TPS.

"Khusus di Kecamatan Singaparna, kami tagetkan 80 persen tingkat partisipasi pemilih," ujarnya.*

 

Baca : Azies Rismaya Mahpud Akan Salurkan Bantuan Untuk Guru Ngaji di Tasikmalaya


Berita Terkait