Bank Indonesia Dorong Kerjasama Antar Pemerintah Daerah Kendalikan Inflasi

Kamis, 12 November 2020 07:23 Dede Hadiyana Daerah

Bank Indonesia Dorong Kerjasama Antar Pemerintah Daerah Kendalikan Inflasi

 

Koropak.co.id - Menjelang akhir tahun 2020, Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tasikmalaya menggelar Rapat Koordinasi dan Capacity Building Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) se-Priangan Timur, yang berlangsung di Ballroom Hotel Horison Pangandaran, Selasa (10/11/2020).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala KPw BI Tasikmalaya, Darjana yang dihadiri Assisten Direktur KPw BI Provinsi Jawa Barat Ahmad Subarkah, Kepala Bidang Moneter Kementerian Perekonomian RI Puji Gunawan, Kepala Bagian Perekonomian Provinsi Jawa Barat Maman, Walikota Banjar Hj. Ade Uu Sukaesih, dan para Tim Pengendali Inflasi dari masing-masing wilayah di Priangan Timur.

Dijumpai Koropak selepas kegiatan, Kepala KPw BI Tasikmalaya mengatakan, rapat ini membahas hasil evaluasi selama triwulan ke belakang serta mengantisipasi triwulan keempat menjelang hari besar nasional dan libur panjang di akhir tahun 2020.

"Selain itu, kita juga membahas potensi-potensi seperti Koperasi Produsen Mitra Kelapa (KPMK), sektor pariwisata di Pangandaran, termasuk potensi kopi yang disentuh program sosial Bank Indonesia untuk mendukung atau mendorong pembinaan UMKM di wilayah Priangan Timur," ujarnya.

 

Baca : Bank Indonesia Komitmen Kembangkan Potensi Kopi Pangandaran

 

Darjana menyebutkan, perkembangan inflasi di Priangan Timur relatif rendah, berada di batas bawah target inflasi yakni 3 persen dengan kondisi yang cukup rendah dan terkendali.

"Sejauh ini, upaya TPID sudah berhasil dalam menekan angka inflasi sehingga stabil dan ada pada level rendah," ujarnya.

Menurut dia, pandemi Covid-19 ini, cukup berdampak terhadap masyarakat dalam hal penurunan pendapatan, sehingga daya beli menjadi melemah. Hal ini yang mengakibatkan permintaan pasar melambat dari tahun sebelumnya.

"Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi inflasi contohnya elpiji dan pupuk bersubsidi karena kelangkaan pasokan. Solusinya adalah kerjasama antar daerah khususnya intra Priangan Timur sebelum bekerjasama dengan daerah di luar Jawa Barat," ucapnya.

 

Bank Indonesia Dorong Kerjasama Antar Pemerintah Daerah Kendalikan Inflasi (2)

 

Lihat : Spirit Bersama Kembangkan Daerah dengan Sabut Kelapa

Pertumbuhan Ekonomi di Daerah Dipengaruhi Gerak UKM


Jika dilihat dari sisi angka inflasi, pada bulan Agustus kemarin sudah terjadi angka positif dibanding tiga bulan sebelumnya yang sempat mengalami deflasi.

"Hal itu menandakan bahwa denyut perekonomian sudah mulai bergerak. Harus kita pahami bersama juga bahwa umunya yang mendorong pertumbuhan tersebut di antaranya karena UMKM yang mencakup sebagian besar dunia usaha dan melibatkan sebagian besar masyarakat. Jika UMKM itu bergerak, maka pertumbuhan wilayah pun akan membaik," ungkap Darjana.

Selain itu terang dia, dengan adanya pemberian bantuan sosial dari pemerintah, baik pusat, provinsi, maupun daerah, mampu meningkatkan daya beli di masyarakat. Bantuan tersebut sangat penting, terlebih dalam kondisi pelemahan ekonomi seperti sekarang ini akibat pandemi.

"Bantuan sosial itu memberikan tambahan pendapatan khusus bagi kalangan rumah tangga untuk meningkatkan daya beli mereka. Dengan meningkatnya daya beli masyarakat, maka pertumbuhan ekonomi dari sisi konsumsi tentunya akan meningkat," ujarnya.*

 

Lihat : Restrukturisasi, Keringanan Kredit Untuk UMKM Terdampak Corona